Pengaruh Penundaan Pemotongan Tali Pusat Terhadap Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir Di Bidan Praktek Mandiri Yupi Siti Nur Janah Tahun 2025

Authors

  • Saraswati Sudarmono Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang
  • Rosyidah Alfitri Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjik.v3i2.1721

Keywords:

Hemoglobin, bayi baru lahir

Abstract

Setelah proses kelahiran, terjadi transisi fisiologis dari sistem pernapasan janin yang semula bergantung pada oksigenasi melalui plasenta, menuju sistem pernapasan mandiri yang bergantung pada paru-paru. Jika proses transisi ini berlangsung secara mendadak, khususnya apabila pemutusan tali pusat dilakukan terlalu cepat, maka distribusi oksigen melalui aliran darah ke tubuh bayi dapat menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara lebih mendalam temuan dari studi-studi sebelumnya, serta mengkaji secara empiris dampak penundaan pemotongan tali pusat terhadap kadar hemoglobin pada neonatus yang dilahirkan di Bidan Praktik Mandiri Yupi Siti Nurjanah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuasi-eksperimental dengan rancangan Posttest Only Control Group Design, yang memungkinkan perbandingan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol setelah intervensi dilakukan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling, dengan jumlah total sampel sebanyak 30 bayi baru lahir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan lembar pencatatan standar selama periode Maret hingga Juni 2025 di fasilitas praktik bidan mandiri. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Paired Samples T-Test untuk menilai signifikansi perbedaan antar kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p (ρ value) sebesar 0,000 (ρ<0,05), mengindikasikan bahwa penundaan pemotongan tali pusat secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada bayi baru lahir. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kausal yang bermakna antara praktik penundaan pemotongan tali pusat dengan kadar hemoglobin neonatus. Oleh karena itu, pendekatan ini patut dipertimbangkan sebagai bagian dari intervensi obstetrik berbasis bukti dalam praktik kebidanan.

References

Amelia Nur Wafda Sylvy. Asuhan Kebidanan Kasus Kompleks Maternal Dan Neonatal. Yogyakarta: PT Pustaka Baru; 2019

Bobak, I. M., Lowdermilk, D. L., & Jensen, M. D. (2017). Buku ajar keperawatan maternitas. Jakarta: EGC.

Carolin B.T, Suprihatin, Damayanti Ami. Pengaruh Delayed Cord Clamping Terhadap Kadar Hemoglobin (HB) Dan Hematokrit (HT) Pada Bayi. Jurnal Sehat Mandiri,2020. http://jurnal.poltekkespadang.ac.id/ojs/index/php/jsm/article/view/199

Dinkes Jabar. Profil Kesehatan Jawa Barat Tahun 2020. Bandung: Dinkes Jawa Barat; 2020

Dinkes Kota Cimahi. Profil Kesehatan Kota Cimahi Tahun 2019. Cimahi: Dinas Kesehatan Kota Cimahi; 2019

Effendi Hidajat Sjarif. Pelayanan Kedaruratan Neonatal. Bandung: PT Refika Aditama; 2013

Gilang Nugraha. Panduan Pemeriksaan Laboratorium : Hematologi Dasar. Jakarta: Buku Kesehatan; 2017.

Ginting Triyana. Pengaruh Delay Cord Clamping Terhadap Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir Di PMB Diah Rosita Kabupaten Bogor Tahun 2022. Dohara Publisher Open Access Journal, 2023. https://dohara.or.id/index.php/isjnm/article/view/351

Hoffbrand.A.V. Moss P.A.H. Kapita Selekta : Hematologi. Jakarta: EGC; 2017.

Ikatan Dokter Aanak Indonesia. Buku Ajar Neonatologi. Jakarta: 2014

Kiswari, Rukman. Hematologi Dan Transfusi. Jakarta: Erlangga; 2014.

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kemenkes RI; 2019.

Nelson. Ilmu Kesehatan Anak Esensial. Singapore : Elsevier ; 2015

Notoadmojo, Soekidjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.

Patrick Van R, Lette de M, Sanne E, Hannah de G, Bernard B. Delayed Cord Clamping and Haemoglobin Levels in Infancy: a Randomised Controlled Trial In Term Babies. National Library of Medicine, 2007. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17445128/

PD IBI Jawa Barat. Standar Operasional Prosedur Pelayanan Bidan. Jakarta: Islampos Global Media; 2019.

Prihartini, Dwi Sabrina. Azizah, Ninik. Asuhan Kebidanan Pada Persalinan. Yogyakarta : Pustaka Panasea ; 2018

Podungge Yusni. Pengaruh Penundaan Penjepitan Tali Pusat Terhadap Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir Di Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo. JNIK, 2019. http://journal.unhas.ac.id/index.php/jnik/article/view/6098/3332

Purwoastuti, Endang Th. Walyani, Siwi Elisabeth. Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. Yogyakarta: Pustaka Baru Press; 2020

Rote S, Neal & McCane L, Kathryn. Buku Ajar Patofisologi. 6 ed.

Ria Riksani. Keajaiban Tali Pusat Dan Plasenta Bayi. Jakarta: Niaga Swadaya; 2015.

Rismayana et.,al.. Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi; 2022

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2013.

Saifuddin, Abdul Bari. Rachimhadhi, Trijatmo. Wiknjosastro, Gulardi Hanifa. Ilmu Kebidanan: sarwono prawirohardjo. 4 ed. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2016.

Sondakh. Jenny. Astikawati Rina. Asuhan Kebidanan Persalinan Dan Bayi Baru Lahir. Jakarta : Erlangga; 2013.

Syamsudin S.D, Jayanti Ira. Pengaruh Waktu Penjepitan Tali Pusat Terhadap Kadar Hemoglobin Dan Bilirubin Bayi Baru Lahir. Jurnal Voice Of Midwifery, 2019. http://journal.umpalopo.ac.id/index.php/VoM/artocle/view/113

Varney, Helen. Kriebs, Jan M. Gegor, Carolyn L. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. 2th ed. Jakarta: EGC; 2010.

Published

2025-08-08

How to Cite

Sudarmono, S., & Alfitri , R. (2025). Pengaruh Penundaan Pemotongan Tali Pusat Terhadap Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir Di Bidan Praktek Mandiri Yupi Siti Nur Janah Tahun 2025 . Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 364–370. https://doi.org/10.59435/gjik.v3i2.1721