Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Belimbing Kota Padang

Authors

  • Insyra Inaya Putri Universitas Alifah Padang
  • Ledia Restipa Universitas Alifah Padang
  • Helmanis Suci Universitas Alifah Padang

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjik.v4i1.2007

Keywords:

Hipertensi

Abstract

Lansia (lanjut usia) orang yang berusia ≥60 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami hipertensi salah satunya mengalami fungsi penurunan jantung (perubahan fungsional) atau tekanan darah tinggi. Ini adalah masalah kesehatan umum yang bisa berdampak serius jika tidak dikelola dengan baik. Kota Padang tahun 2023 mencatat kejadian hipertensi mencapai 165.555 jiwa dan Puskesmas Belimbing pada tahun 2023 penderita hipertensi mencapai 4895 jiwa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Belimbing Kota Padang tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data penelitian dilakukan dari tanggal 7-21 Juli 2025 di Puskesmas Belimbing Kota Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia melakukan kunjungan ke Puskesmas Belimbing dari bulan Mei-Juli sebanyak 473 lansia, sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling berjumlah 41 responden. Data dikumpul melalui rekam medik dan menggunakan kuesioner dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik mengunakan Chi-Square. Hasil penelitian banyak didapatkan (48.8%) mengalami krisis hipertensi dan (29.3%) hipertensi stadium II, banyak didapatkan (39%) mengalami stres berat dan (34.1%) mengalami stres sedang. Ada hubungan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Belimbing Kota Padang tahun 2025 (p=0,001). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat stress dengan kejadian hipertensi pada lansia. Disarankan Kepada tenaga kesehatan Puskesmas agar melibatkan keluarga dalam perawatan lansia hipertensi dan melakukan pemeriksaan tekanan darah minimal sebulan sekali. Keluarga diharapkan aktif mengelola stres lansia dengan dukungan emosional, lingkungan tenang, serta mendorong relaksasi dan aktivitas fisik ringan.

References

Ardiansyah, Muhamad. (2016). “Medical Bedah Untuk Mahasiswa.” Ilmu Penyakit FKUI Jakarta.

A Potter, & Perry, A. G. (2017). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep Proses, Dan Praktik, edisi 4, Volume.2. Jakarta: EGC

Abdul Muhith. (2019). Pendidikan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Andi Offset.

Arifin, M. H. B. M., Weta, I. W., & Ratnawati, N. L. K. A. (2019). Faktor-Faktor Andriani, H., Lismayanti, L., & Rosnawaty, R. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Lansia di Kelurahan Mugarsari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Tahun 2014. Healthcare Nursing Journal, 1(1), 42–50.

Agustin. K. (2019). Panduan Melaksanakan Dan Menerapkan Kesehatan Keluarga dan Lansia. Jakarta: Trans Info Media

Aniyati, S., & Kamalah, A. D. (2018). Gambaran Kualitas Hidup Lansia KERJA PUSKESMAS Bojong I Kabupaten Pekalongan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 14(1).

Alligood, M. R. & Tomey, A.M. (2016). Nursing Theorisis and Their Work. Mosby.

Badan Pusat Statistik (2021). Penduduk Usia Lanjut. In: Statistik BP, editor. Jakarta: Badan Pusat Statistik. 69-74.

Bangun, Wilson. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Penerbit Erlangga. 36-41.

Departemen Kesehatan RI (2017). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI. 98-115.

Eryando. Ariha, K. (2020). Analisis Kualitas Hidup Lansia Di Karawang. 25–26.

Indrayani, & Ronoatmojo, S. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup lansia di Desa Cipasung Kabupaten Kuningan Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(1), 69–78.

Jepisa, T., Mailita, W., & Hamdanesti, R. (2023). Depresi Sebagai Faktor Determinan Kualitas Hidup Lansia Yang Tinggal Di PSTW Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(2), 17-23.

Kemenkes RI. (2017). Penuaan Dan Kesehatan berdasarkan Kementerian Republik Indonesia. Jakarta. 59-71.

Lopez & Snyder, C. R. (2016). Positive Psycyhology in Scientic and Practical Exploration of Human Strength. London: Sage Publication

Muhith. A. (2016). Dasar-dasar Keperawatan Jiwa: Pengantar dan Teori. Salemba Medika: Jakarta. 65-74.

Nofitri. (2016). Kualitas Hidup Penduduk Lansia. Jakarta. 63-74.

Nurhayati. A. & Silvia. I. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada Lansia. Universitas Muhammadiyah ; Yogyakarta.

Notoatmodjo. S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 87-115.

Padila. (2016). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Yogyakarta : Nuha Medika 16 panzarino et al. 67-87.

Indrayani, & Ronoatmojo, S. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup lansia di Desa Cipasung Kabupaten Kuningan Tahun 2017. Artikel Kesehatan Reproduksi, 9 (1), 69–78.

Nofitri. (2016). Buku ajar fundamental keperawatan konsep, proses dan praktik. Jakarta: EGC. 47-59.

Rohmah, A. I. N., Purwaningsih, & Bariyah, K. (2012). Quality of Life Elderly. 120–132.

Ratnawati, E. (2017). Asuhan keperawatan gerontik.Yogyakarta: Pustaka Baru Press. 36-41.

Sukmawati. A. (2019). Konsep Dan Aplikasi Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika.

Syawal. M.N. (2018). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta: PT Rineka Cipta

Safaria. I., Saputra. (2015). Manajemen Emosi. Jakarta : Bumi Aksara. 2012; 54-55.

Smeltzer, Suzanne C., & Brenda G. Bare. (2016). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth Edisi 10. Jakarta: EGC.

Padila. Y. (2015). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Yogyakarta : CV. Budi Utama

Putri, S. T., Fitriana, L. A., & Ningrum, A. (2015). Studi Komparatif : Kualitas Hidup Lansia Yang Tinggal Bersama Keluarga Dan Panti. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 1(1), 1.

Purnawan. W. (2018). Sistem Kesehatan. Jakarta: Rajagrafindo

Priyoto. (2018). Ilmu Keperawatan Komunitas. pustaka panasea. 41-52.

World Health Organization. (2020). Tentang Populasi Lansia. 25-41.

Published

2026-01-20

How to Cite

Insyra Inaya Putri, Ledia Restipa, & Helmanis Suci. (2026). Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Belimbing Kota Padang. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 316–322. https://doi.org/10.59435/gjik.v4i1.2007

Issue

Section

Articles

Categories

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.