Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Stress Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2102Keywords:
Terapi RelaksasiAbstract
Lansia adalah individu yang berusia di atas 60 tahun. Penuaan juga berdampak pada kondisi psikologis seperti stres. Indonesia sekitar 83,1% lansia mengalami stres diantaranya 49,2% mengalami tingkat stres sedang hingga sangat berat dan 33,9% berada dalam tingkat stres ringan. Sumatera barat lansia yang mengalami stres 18,5%. Salah satu terapi non farmakologi menurunkan tingkat stres terapi relaksasi otot progresif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Stres Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin tahun 2025. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan quasy eksperiment dengan desain one group pretest-postest. Penelitian ini telah dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin pada bulan Maret-Agustus 2025. Pengumpulan data data dilakukan tanggal 07 11 Juli 2025. Populasi seluruh lansia di PSTW Sabai Nan Aluih berjumlah 110 dengan sampel 52 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisa data univariat dan bivriat menggunakan Uji Paired T-Test Sample. Hasil penelitian didapatkan rata-rata stres sebelum diberikan terapi relaksasi otot progresif 24,67. Rata-rata stres sesudah diberikan terapi relaksasi otot progresif 13,42. Ada Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Stres Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin tahun 2025 (pvalue=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini terapi relaksasi otot progresif berpengaruh pada terhadap stres lansia Sabai Nan Aluih Sicincin. Diharapkan melalui pimpinan panti sosial tresna werdha dapat menambahkan program terapi relaksasi otot progresif yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut selama 20 menit.
References
Adrian. (2024). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Stres Dan Tekanan Darah Pada Klien Hipertensi. The Effects of the Progressive Muscle Relaxation towards Stress and Blood Pressure on the Hypertension Patients. Jurnal Ilmu Keperawatan 6 : 1.
Arjuna & Rikawati. (2020). Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah klien hipertensi primer di Kota Malang. Jurnal Keperawatan Universitas Indonesia.
Amanullah, A. A., Dewi, N. S., & Fuad, W. (2023). Perbedaan efektivitas antara terapi relaksasi otot progresif dan terapi slow deep breathing terhadap tingkat kecemasan lansia di rumah pelayanan sosial Pucang Gading Semarang. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(6), 21632170
Ardiansyah. (2016). Medikal Bedah Untuk Mahasiswa, Yogyakarta : Diva Press
Black, J dan Hawks. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. Dialihbahasakan oleh Nampira R. Jakarta : Salemba Emban Patria
Candra. (2023). Pengaruh Relaksasi Progresif dan Meditasi terhadap tingkat Stres pasien Hipertensi. Jurnal Riset Kesehatan Nasional 1(2). 102-110. https://ejournal.itekes-bali.ac.id/jrkn/article/view/46/23
Cahyati. (2021). Relaksasi Progresif untuk megurangi stress pada penderita Asma.Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Fakultas Psikologi Universitas Muhamadiyah Malang.02 (1). 1-20. https://ejournal.umm.ac.id/ index. php/ jipt/article/view/1766/1854
Fatma. (2021). Hubungan Tingkat Stres dengan Tingkat Risiko Stroke pada Lansia di PSTW Sabai-Nan-Aluih Sicincin Tahun 2021. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika
Fahtoni. (2020). Hubungan Hipertensi Dengan Kejadian Stress Pada Lansia. Undergraduate thesis, STIKes Insan Cendekia Medika Jombang
Gunardi. (2019). Pengaruh Relaksasi Progresive Terhdap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Makrayu Palembang. Jurnal Keperawatan Sri. Vol. 6 No. 2
Jepisa & Suci. (2022). Efektivitas Aroma Terapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia yang Tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Sumatera Barat. Jurnal Ilmu Kesehatan. Vol 6. No. 1
Hawari. (2016). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi, Jakarta : FKUI
Hardywinoto. (2015). Menjaga Keseimbangan Kualitas Hidup Para Lanjut Usia. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Hidayat. (2019). Metode penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.
Helmiyanti. (2023). Efektifitas relaksasi otot progresif dan relaksasi napas dalam terhadap tekanan darah, kualitas tidur, dan tingkat stress pada pasien hipertensi. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Ilham. (2020). Pengaruh Terapi Reminiscence Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha. STIKes Tanawali Persada Takalar
Indarsita. (2023). Immediate Effect of Jacobson’s Progressive Muscular Relaxation in Hypertension. Scholar Journal of Applied Medical Sciences (SJAMS), 2023 1(2):80-85
Irawan. (2018). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Stres dan Tekanan Darah pada Klien Hipertensi. Jurnal Ilmu Keperawatan, Vol 6 No. 1.
Keliat (2016). Manajemen Keperawatan Psikososial dan Kader Kesehatan Jiwa, Jakarta : EGC
Kemenkes RI. (2021). Profil Dinas Kesehatan Indonesia. Jakarta
Kushariyadi. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Klien Usia Lanjut. Ed 1. Jakarta: Salemba Medika
Lemone. (2018). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Kardiovaskuler, Diagnosis Keperawatan Nanda pilihan Nic & Noc, Edisi 5, Jakarta : EGC
Maylinda, R., Sari, V., & Fitriyani, N. (2023). Pengaruh green breathing therapy terhadap tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di Posbindu Lansia Singopadu. 1-10.
Maryam. (2016). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatanya. Jakarta : Salemba Medika.
Murdiyanti. (2019). Terapi Komplementer, Konsep dan Aplikasi Dalam Keperawatan. Yogyakarta : PT. Pustaka Baru
Notoatmodjo, 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta
Nugroho. (2016). Keperawatan Gerontik Dan Geriatrik. Jakarta: EGC.
Nursalam. (2015). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika
Perrin et al (2017). Tingkat Stres Lansia Dengan Penyakit Tidak Menular. Jurnal Keperawatan Jiwa. Vol 8 no. 2 : 123 - 128
Profil Dinas Kesehatan Kota Padang. (2023).
Prabowo. (2018). Konsep dan Aplikasi Asuhan Keperawatan Jiwa. Yogyakarta : Nuha Medika.
Prasetyo. (2019). Pengaruh Terapi Relaksasi otot progresif Terhadap Tingkat Stres pada Lansia di RW 23 Kelurahan Melong.Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia. 6 (1). 123-139. https://www.jurnal.syntaxliterate.co.id/ index.php/ syntax-literate/article/ view/ 4679/ 2661
Pudiastuti. (2017). Penyakit-Penyakit Mematikan. Nuha Medika.
Redhono, (2016). History Taking-Anamnesis. Dapat diakses di: fk.uns.ac.id
Setyaningrum. (2018). Efektifitas Progressive Muscle Relaxation dengan Zikir terhadap Penurunan Tekanan Darah dan Penurunan Tingkat Stres pada penderita Hipertensi, Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, Vol 16. No 1 : 8-13
Setiati. (2019). Ilmu Penyakit Dalam, Jakarta : Interna Publishing
Setiadi. (2017). Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu
Smeltzer. (2017). Medical Surgical Nursing. Vol 1 Ed. 12 Philadelpia. Lippincott
Stanley. (2017). Keperawatan Gerontik. Jakarta : EGC.
Stuart. (2016). Prinsip dan Praktik Keperawatan Jiwa Buku 2 : Edisi. Indonesia, Elseiver
Swajana. (2021). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Stress Pada Masyarakat Dimasa Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Tahun 2021. Jurnal Amanah Kesehatan,3 (2). 191-196. ojs.stikesamanahpadang.ac.id
Wendri. (2020). Stres pada Pasien Hipertensi, Jurnal Gema Keperawatan. Vol. 2 No.10 : 123-129.
Wijaya. (2017). Keperawatan Medikal Bedah, Yogayakarta : Nuha Medika
Yosep, I. (2017). Keperawatan Jiwa. Bandung: PT Refika Aditama.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Fadila, Setiadi Syarli, Tomi Jepisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












