Hubungan Antara Status Gizi Dan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Keluhan CTS Pada Mahasiswa UKM UNESA Esport
DOI:
https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2171Keywords:
Carpal Tunnel Syndrome, Status Gizi, Aktivitas FisikAbstract
Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan kondisi gangguan neuropati yang terjadi akibat penekanan saraf medianus pada carpal tunnel di pergelangan tangan dengan gejalanya yaitu nyeri, mati rasa, dan kesemutan. CTS juga merupakan salah satu cedera yang dapat dialami oleh para gamer di seluruh dunia akibat gerakan pergelangan tangan yang menekuk dan dipertahankan dalam waktu lama serta gerakan jari yang berulang. Pada beberapa penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa pemain game online mengalami keluhan CTS dikarenakan aktivitas fisik yang berat, durasi bermain lebih dari dua jam dengan frekuensi bermain lebih dari dua kali dalam seminggu dan melakukan ≥ 30 kali per menit gerakan repetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan tingkat aktivitas fisik dengan keluhan CTS pada mahasiswa UKM UNESA Esport. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah mahasiswa anggota UKM UNESA Esport sebanyak 85 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner identitas responden, kuesioner aktivitas fisik International Physical Activity Questionnare Long Form (IPAQ-LF) dan kuisioner keluhan CTS yaitu Boston Carpal Tunnel Syndrom Questionnaire (BCTSQ). Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan keluhan CTS (p = 0,258). Sedangkan, untuk tingkat aktivitas fisik dengan keluhan CTS terdapat hubungan yang signifikan (p = 0,001). Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan keluhan CTS dan terdapat hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan keluhan CTS.
References
Berhimpon, C. E. I., Lengkong, A. C., & Prasetyo, E. (2023). Faktor risiko pekerjaan untuk carpal tunnel syndrome pada pekerja kantoran. Medical Scope Journal, 4(2), 161–169.
Cahyono, L., & Vittoria, J. (2022). Perencanaan komunikasi visual tentang edukasi remaja bahaya carpal tunnel syndrome bagi gamer.
Cupi, B., Šarac, I., Jovanović, J. J., Jovanović, S., Petrović-Oggiano, G., Debeljak-Martačić, J., & Jovanović, J. (2023). Occupational and non-occupational risk factors correlating with the severity of clinical manifestations of carpal tunnel syndrome and related work disability among workers who work with a computer. Arhiv za Higijenu Rada i Toksikologiju, 74(4), 252–272.
Fadillah, M. I. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian carpal tunnel syndrome (CTS) pada anggota UKM E-Sport Universitas Hasanuddin [Skripsi, Universitas Hasanuddin].
Gebrye, T., Jeans, E., Yeowell, G., Mbada, C., & Fatoye, F. (2024). Global and regional prevalence of carpal tunnel syndrome: A meta-analysis based on a systematic review. Musculoskeletal Care, 22(4), e70024.
Hassan, A., Beumer, A., Kuijer, P. P. F. M., & van der Molen, H. F. (2022). Work-relatedness of carpal tunnel syndrome: Systematic review including meta-analysis and GRADE. Health Science Reports, 5(6), e888.
Lestari, N., Nugrahini, S., Mutiasari, D., Balyas, A., & Komara, N. (2024). The relationship of age, body mass index (BMI), and frequency of repetitive movements with the incident of carpal tunnel syndrome (CTS) in women with the habit of washing clothes by hand in Muara Untu Village, Murung Raya District, Central Kalimantan Province. E-Jurnal Medika Udayana, 13(1), 89–93.
Paramita, T. I., Tini, K., Budiarsa, I. G. N. K., & Samatra, D. P. G. P. (2021). Prevalensi dan karakteristik carpal tunnel syndrome pada pekerja garmen di Kota Denpasar. E-Jurnal Medika Udayana, 10(2), 6–11.
Pramandani, N. L. M. S., & Wirawan, I. M. A. (2021). Faktor risiko carpal tunnel syndrome (CTS) pada siswa sekolah menengah atas pemain game online di Kota Denpasar. Archive of Community Health, 8(1).
Sevy, J. O., & Varacallo, M. (2023). Carpal tunnel syndrome. In StatPearls. StatPearls Publishing.
Tania Zethira, A., & Yovita Hendrati, L. (2024). The relationship between online gaming habits with carpal tunnel syndrome among high school students in Jakarta. Medical Technology and Public Health Journal, 8(2), 150–158.
Untajana, J., Hutasoit, R., Ratu, K., & Kareri, D. (2022). Hubungan intensitas nyeri carpal tunnel syndrome (CTS) dengan aktivitas kehidupan sehari-hari pada perawat RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Cendana Medical Journal, 10(1), 97–104.
Wahyuni, W., & Putra, P. H. B. (2023). Hubungan antara durasi bermain game online dengan kejadian carpal tunnel syndrome. Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi, 8(1).
Yudistira, A., Suroto, S., & Jayanti, S. (2022). Analisis faktor risiko carpal tunnel syndrome pada operator jahit bagian produksi PT Leading Garment. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(4), 431–437.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Beta Ayuwaskitowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












