Pengaruh Pemberian Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi (Kie) Keluarga Berencana (Kb) Terhadap Perubahan Perilaku Ibu Dengan Kejadian Unmet Need Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Uncang Kota Batam

Authors

  • Laras Nabila Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Anisya Selvia Institur Kesehatan Mitra Bunda
  • Mona Rahayu Putri Institur Kesehatan Mitra Bunda

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2232

Keywords:

Keluarga Berencana, KIE, Unmet Need, Perubahan Perilaku

Abstract

Unmet Need dalam program Keluarga Berencana (KB) adalah kondisi Dimana pasangan usia subur memiliki keinginan untuk menunda atau menghentikan kehamilan, namun tidak menggunakan metode kontrasepsi. Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Batam tahun 2024, terdapat 202.403 pasangan usia subur (PUS). Tiga kecamatan dengan angka unmet need tertinggi adalah Batu Aji sebesar 16,66%, Nongsa sebesar 13,88%, dan Batam Kota sebesar 9,23%. Secara khusus, wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang menempati posisi tertinggi dengan prevalensi 21,20%, disusul Puskesmas Batu Aji sebesar 14,43%. Tingginya angka tersebut menegaskan perlunya intervensi tepat sasaran, salah satunya melalui pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) KB. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh KIE terhadap perubahan perilaku ibu dengan kejadian unmet need. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan two-group pretest posttest control group, melibatkan 32 responden. Responden dibagi menjadi kelompok intervensi (mendapatkan KIE dan booklet) serta kelompok kontrol (hanya mendapatkan booklet). Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku signifikan pada kelompok intervensi, berupa peningkatan pengetahuan serta partisipasi dalam penggunaan kontrasepsi. Kesimpulannya, pemberian KIE terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus mengubah perilaku ibu, sehingga berpotensi menurunkan angka unmet need di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang Kota Batam.

References

Adhyatma, A. A., Putri, D. A., Putri, T., & Nurlela, S. (2022). Pentingnya memilih KB yang tepat untuk keluarga

sejahtera di Posyandu Edelweiss Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Batam Kota. Jurnal Surya

Masyarakat, 5(1), 95

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2024). Data kejadian unmet need Provinsi Kepulauan Riau

Tahun 2024. BKKBN Provinsi Kepulauan Riau

Badan Pusat Statistik. (2024). Persentase unmet need pelayanan kesehatan menurut provinsi (persen), 2021–2023.

Badan Pusat Statistik

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2024). Data kejadian unmet need Provinsi Kepulauan Riau

Tahun 2024. BKKBN Provinsi Kepulauan Riau

Fitrianto, D., & Farhan, E. K. (2023). Implementasi Program Kampung KB (Studi di Desa Air Satan Kecamatan Muara

Beliti Kabupaten Musi Rawas). Jurnal Administrasi Publik, 13(1)

Hanum, L., Marchianti, A. C., & Yani, R. W. E. (2018). The analysis of factors affecting unmet need in fertile age

women in Sumberjambe District, Sumbersari, and Kaliwates. Health Notions, 2(6), 700–703.

https://doi.org/10.33846/HN20617

Ipaljri, A. (2020). The relations between using injective contraception to improving weight of bodies on acceptors KB in

Puskesmas Baloi Permai Kota Batam in 2019. Jurnal Inovasi Penelitian, 10(1)

Mutiara, S., & Maisyaroh, S. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kelengkapan pemberian imunisasi TT pada

ibu hamil di BPM Atlantika Kota Batam

Sapitri, S., et al. (2024). Hubungan dukungan suami dengan kejadian unmet need KB pada pasangan usia subur (PUS)

di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Botania Kota Batam Tahun 2024

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta

Supranto, J. (1998). Teknik sampling untuk survei dan eksperimen. Rineka Cipta

Supranto, J. (1998). Teknik sampling untuk survei dan eksperimen. Rineka Cipta

World Health Organization. (2023). Family planning/contraception methods. https://www.who.int/news-room/fact- sheets/detail/family-planning-contraception

Yulinda Aswan, Y., & Rangkuti, S. (2022). Pengaruh Kie Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Keluarga

Berencana. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi, 10(2), 71–79

Yunifitri Et Al. (2021). Perubahan Pelayanan Keluarga Berencana Pada Masa Pandemi Covid-19

Published

2026-08-03

How to Cite

Laras Nabila, Anisya Selvia, & Mona Rahayu Putri. (2026). Pengaruh Pemberian Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi (Kie) Keluarga Berencana (Kb) Terhadap Perubahan Perilaku Ibu Dengan Kejadian Unmet Need Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Uncang Kota Batam. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 207–211. https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2232

Issue

Section

Articles

Categories