Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsud dr. Rasidin Padang Tahun 2025

Authors

  • Sri Rahayu Universitas Alifah Padang
  • Vania Aresti Yendrizal Universitas Alifah Padang
  • Weni Mailita Universitas Alifah Padang

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2236

Keywords:

Kepemimpinan, Komunikasi, Lingkungan Kerja, Keselamatan Pasien

Abstract

Keselamatan pasien merupakan isu global yang menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan rumah sakit. Data menunjukkan angka kejadian tidak diharapkan (KTD) pada pasien rawat inap di dunia berkisar antara 3%–16%, yang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian dalam asuhan keperawatan. Faktor-faktor seperti kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja menjadi determinan penting dalam penerapan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang rawat inap sebanyak 70 orang, dengan sampel 60 perawat dengan metode menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26-29 Agustus 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepemimpinan, komunikasi, lingkungan kerja, dan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square tingkat signifikansi p<0,05.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (43,3%) responden menyatakan keselamatan pasien kurang baik, (40,0%) menilai kepemimpinan kurang baik, (43,3%) komunikasi kurang baik, dan (38,3%) lingkungan kerja kurang baik. Uji Chi Square memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara kepemimpinan (p = 0,000), komunikasi (p = 0,000), dan lingkungan kerja (p = 0,000) dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025.

Kesimpulan, bahwa kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja memiliki hubungan yang bermakna dengan keselamatan pasien. Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinan, memperbaiki kualitas komunikasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk mendukung penerapan budaya keselamatan pasien yang optimal.

References

Ekaningtiyas. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien oleh Perawat di RSUD Penembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Jurnal Surya Muda, 5(1).

Julike. (2025). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Penerapan Budaya Keselamatan Pasien di UPTD Puskesmas

Deli Tua. Jurnal Kedokteran Sains dan Teknologi Medik, 8(1).

Mandias. (2021). Keselamatan Pasien dan Keselamatan Kesehatan Kerja dalam Keperawatan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Munandar. (2020). Keselamatan Pasien dan Keselamatan Kesehatan Kerja. Bandung: CV. Media Sains Indonesia.

Nuraeni. (2021). Hubungan Kepemimpinan dengan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Kabupaten Indramayu. Journal of Nursing & Biomelecular, 6(1).

Nujihah/Najihah. (2022). Budaya Keselamatan Pasien dan Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit: Literature Review. Journal of Islam Nursing, 3(1), 1–8.

Oktariani. (2024). Hubungan antara Lingkungan Kerja dan Kesadaran Individu dengan Penerapan Patient Safety di RSUD Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Kesmadaska, 6(2).

Purnamasari. (2022). Hubungan Peran dan Kompetensi Pembimbing Klinik dalam Pelaksanaan Patient Safety di Ruang Instalasi Bedah Sentral. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 18(2), 138–148.

Published

2026-08-06

How to Cite

Sri Rahayu, Vania Aresti Yendrizal, & Weni Mailita. (2026). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsud dr. Rasidin Padang Tahun 2025. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 212–219. https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2236

Issue

Section

Articles

Categories