Hubungan Status Gizi, Asupan Protein, dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Hemoglobin Pada Calon Pendonor Di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Surabaya

Authors

  • Rr. Nasyanda Callista Zacire Universitas Negeri Surabaya
  • Cleonara Yanuar Dini Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2218

Keywords:

Aktivitas Fisik, asupan protein, donor darah, Hemoglobin, status gizi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kadar hemoglobin sebagai salah satu parameter dalam menentukan kelayakan calon pendonor darah. Kadar hemoglobin diketahui dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya status gizi, asupan protein, dan aktivitas fisik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, asupan protein, dan aktivitas fisik dengan kadar hemoglobin pada calon pendonor di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Surabaya. Penelitian menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional yang melibatkan 170 calon pendonor yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui pengukuran antropometri, asupan protein dinilai menggunakan kuesioner Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), sedangkan kadar hemoglobin diperoleh dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas PMI Surabaya. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kadar hemoglobin (p=0,207) maupun antara asupan protein dengan kadar hemoglobin (p=0,196). Sebaliknya, aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar hemoglobin (p=0,011) dengan arah hubungan positif dan kekuatan korelasi yang sangat lemah (r=0,195). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik berhubungan secara signifikan dengan kadar hemoglobin pada calon pendonor di UTD PMI Surabaya, sedangkan status gizi dan asupan protein tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kadar hemoglobin.

 

Kata Kunci : aktivitas fisik, asupan protein, donor darah, hemoglobin, status gizi

References

Ariga, S. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Hidup Sehat, Berkualitas di Lingkungan Rumah (Vol. 2). https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/edusociety

Arsita, E. V., & Claudia, L. (2026). Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Hemoglobin Pada Pendonor Di Udd Pmi Kabupaten Tangerang.

Danarsih, D. E., Artini, D., & Purnamaningsih, N. (2023). Pengaruh Obesitas Terhadap Kadar Hemoglobin Dan Hematokrit Sampel Darah Pendonor Selama Penyimpanan 35 Hari.

Dayanti, S., Amir, A., Zakaria, & Kartini, T. D. (2023). between consumption patterns of iron absorption inhibitors and enhancers on hpemoglobin levels in female adolescents at the.

Hendrawati, H., Amira, I., & Rosidin, U. (2025). Edukasi Persiapan Peserta Donor Sebelum Melakukan Donor Darah di Palang Merah Indonesia Garut. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(2), 886–897. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i2.17646

Hikmah, Y., Supriatiningrum, D. N., & Rahma, A. (2023). Hubungan Pola Makan dan Status Gizi terhadap Kadar Hemoglobin Mahasiswi Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik.

Jene, S., S1, P. L., Kartika2, A., & Anggraynie3, R. D. (2021). Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Donor Darah Sukarela Mengenai Donor Darah (Studi pada UDD PMI Kota Semarang pada Bulan Juli Tahun 2021).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 91 Tahun 2015.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019, July 9). Indonesia Butuh Darah 5,1 Juta Kantong per Tahun. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kemkes.go.id/id/indonesia-butuh-darah-51-juta-kantong-pertahun

Khofifah, N., & Mardiana, M. (2023). Biskuit daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri yang anemia. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 8(1), 43. https://doi.org/10.30867/action.v8i1.614

Kumairoh, M. I., & Putri, P. H. (2021). Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein san Zat Inhibitor dengan Kejadian Anemia pada Remaja.

Novita, D., Tarigan, Y., Bakti, A., & Pmi, K. (2024). Gambaran Karakteristik Calon Pendonor Berdasarkan Kadar Hemoglobin Di UDD PMI DKI Jakarta Tahun 2023. Jurnal Teknologi Bank Darah, 3(1), 19–24.

Putri, T. A., Candan Wirandita, A., Bakti, A., & Pmi, K. (2024). Gambaran Hipertensi Pada Pendonor Rutin Di Unit Donor Darah PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023. Jurnal Teknologi Bank Darah, 3(1), 10–18.

Salma, N. S. (2024). Hubungan Asupan Protein, Zat Besi (Fe), Dan Persentase Lemak Tubuh Dengan Kadar Hemoglobin Pada Calon Pendonor Wanita Di Unit Donor Darah Kota Pekalongan.

Samsulhadi, W., Kusumawardani, L. A., & Kwarta, C. P. (2026). Pengaruh Olahraga Jogging Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Pendonor Rutin Di UDD PMI Kabupaten Lombok Barat.

Setyaningsih, R. I., Pangestuti, D. R., Zen, M., Bagian, R., Gizi, I., Kesehatan, F., Universitas, M., & Semarang, D. (2018). Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, Vitamin C, Fitat, Dan Tanin Terhadap Kadar Hemoglobin Calon Pendonor Darah Laki-Laki (Studi di Unit Donor Darah PMI Kota Semarang) (Vol. 6).

Silalahi, C. H., Rambert, G. I., & Wowor, M. F. (2025). Gambaran Aktivitas Fisik dan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di Kelurahan Malalayang 1 Barat Kota Manado Description of Physical Activity and Hemoglobin Level among Female Adolescents at Kelurahan Malalayang 1 Barat Kota Manado. Medical Scope Journal, 8(1), 77–82. https://doi.org/10.35790/msj.v8i1.620

Sumekar, A., Sekarwati, N., & Subagyono. (2025). Gambaran Perilaku Hidup Sehat Pada Pendonor Darah Di Unit Donor Darah (UDD) PMI Sleman.

Wahab, A., & Junaedi. (2022). Sampling dalam Penelitian Kesehatan.

Wijaya, C., Hartono, V. A. B., Suros, A. S., Gunaidi, F. C., & Destra, E. (2024). Penapisan Hematokrit dan Hemoglobin pada Laki-Laki dan Perempuan Usia Produktif di SMA Kalam Kudus II, Jakarta. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri, 3(2), 60–68. https://doi.org/10.58192/sejahtera.v3i2.2124

World Health Organization. (2012). Blood donor selection: guidelines on assessing donor suitability for blood donation. https://www.who.int/publications/i/item/blood-donor-selection-guidelines-on-assessing-donor-suitability-for-blood-donation

Yulianti, S., Ilhami Surya Akbar, T., Zara, N., Jend Ahmad Yani Km, J., Harapan Kota Parepare, L., Selatan, S., & Ilmiah, J. (2023). Hubungan Status Gizi dan Asupan Protein dengan Kadar Hemoglobin Calon Pendonor di UDD PMI Aceh Utara.

Published

2026-07-30

How to Cite

Rr. Nasyanda Callista Zacire, & Cleonara Yanuar Dini. (2026). Hubungan Status Gizi, Asupan Protein, dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Hemoglobin Pada Calon Pendonor Di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Surabaya. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 170–177. https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2218

Issue

Section

Articles

Categories