Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self Care Behaviour Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Belimbing Padang Tahun 2025

Authors

  • Shelly Yonira Agustin Universitas Alifah Padang
  • Tomi Jepisa Universitas Alifah Padang
  • Willady Rasyid Universitas Alifah Padang

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2224

Keywords:

Hipertensi, Dukungan Keluarga, Self Care Behaviour

Abstract

Self care behaviour atau perilaku perawatan diri, serangkaian tindakan dan keputusan yang diambil oleh individu untuk menjaga kesehatan, mencegah penyakit dan mengelola kondisi kesehatannya sendiri. Adapun dampak dari tidak melakukan self care behaviour pada penderita hipertensi dapat menyebabkan risiko terjadinya komplikasi kerusakan pada kardiovaskular, otak, dan ginjal sehingga menyebabkan terjadinya komplikasi beberapa penyakit, seperti stroke, jantung, gagal ginjal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan self care behaviour pada penderita hipertensi di Puskesmas Belimbing Padang. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan analitik kolerasi dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21–30 April 2025. Penelitian ini telah dilakukan di Puskesmas Belimbing Padang pada bulan April 2025. Populasi seluruh penderita hipertensi yang datang berkunjung ke Puskesmas Belimbing Padang pada bulan September–November 2024 sebanyak 908 orang dengan sampel 90 orang, teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 53,3% memiliki self care behavior rendah, 51,1% memiliki keluarga tidak mendukung. Ada hubungan dukungan keluarga dengan self care behavior pada penderita hipertensi di Puskesmas Belimbing Padang (p value = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan dukungan keluarga dengan self care behaviour pada penderita hipertensi. Diharapkan kepada pihak puskesmas agar dapat melibatkan keluarga dalam peningkatan kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan dan pengobatannya seperti memasukkan dukungan keluarga sebagai upaya promosi kesehatan pada pasien hipertensi.

 

References

Friedman, M. M. (2016). Keperawatan Keluarga: Teori dan Praktik. Jakarta: EGC.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dinas Kesehatan Kota Padang. (2023). Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2023. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang.

World Health Organization. (2023). Hypertension. Geneva: World Health Organization.

Mariani. (2021). Penelitian mengenai hubungan dukungan keluarga dengan self care behaviour pada penderita hipertensi.

Rachmania. (2022). Penelitian mengenai hubungan dukungan keluarga dengan self care pada penderita hipertensi.

Surani. (2022). Penelitian mengenai hubungan dukungan keluarga dengan self care pada penderita hipertensi.

Marlina. (2023). Penelitian mengenai hubungan dukungan keluarga dengan self care behaviour pada penderita hipertensi.

Published

2026-07-31

How to Cite

Shelly Yonira Agustin, Tomi Jepisa, & Willady Rasyid. (2026). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self Care Behaviour Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Belimbing Padang Tahun 2025. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 196–200. https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2224

Issue

Section

Articles

Categories