Literatur Review: Tantangan Terapi Antibiotik pada Infeksi Saluran Kemih di Tengah Peningkatan Resistensi Antibiotik
DOI:
https://doi.org/10.59435/gjik.v5i1.2370Keywords:
Infeksi Saluran Kemih, resistensi antimikroba, antibiotik, terapi alternatif, efektivitas biayaAbstract
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan dan semakin kompleks akibat meningkatnya resistensi antimikroba. Kondisi ini dapat memengaruhi efektivitas terapi empiris serta mendorong kebutuhan terhadap penggunaan antibiotik secara rasional dan pengembangan alternatif antimikroba. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penatalaksanaan ISK, meliputi pola resistensi bakteri, rasionalitas penggunaan antibiotik, potensi terapi alternatif, serta aspek efektivitas biaya pengobatan. Penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan pendekatan deskriptif-naratif. Literatur diperoleh melalui pencarian pada sumber ilmiah seperti PubMed, ScienceDirect, Cochrane Library, dan Google Scholar, kemudian dipilih berdasarkan relevansi dengan fokus kajian dan dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Escherichia coli, khususnya Uropathogenic Escherichia coli (UPEC), merupakan salah satu bakteri dominan penyebab ISK. Perbedaan pola resistensi antarwilayah menegaskan pentingnya pemantauan mikrobiologi lokal dan penerapan antimicrobial stewardship. Nanopartikel seng oksida dan tanaman obat menunjukkan potensi aktivitas antibakteri, antiadhesi, dan antibiofilm, tetapi masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya pada pasien. Selain itu, pemilihan antibiotik perlu mempertimbangkan efektivitas klinis, keamanan, dan biaya pengobatan. Kajian ini menyimpulkan bahwa penatalaksanaan ISK membutuhkan pendekatan berbasis bukti yang mengintegrasikan pemantauan resistensi, penggunaan antibiotik secara rasional, pengembangan terapi alternatif, dan evaluasi ekonomi.
References
Adhitama, W., Puspitasari, I., & Laksanawati, I. S. (2021). Evaluasi Luaran Klinis Terapi Antibiotika Pada Pasien Anak Rawat Inap Dengan Infeksi Saluran Kemih Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Majalah Farmaseutik, 17(2), 166. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i2.48803
Farrasky, M. R., MYH, E., & Effendi, R. (2022). Tatalaksana Urosepsis: Sebuah Tinjauan Sistematis. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 2(4), 321–329. https://doi.org/10.25077/jikesi.v2i4.506
Hasyul, S. F. P., Nuari, D. A., Anggraini, S., Aditya, A., & Lisni, I. (2020). Analisis Drug-Related Problems Penggunaan Antibiotik Fluorokuinolon Di Salah Satu Puskesmas Kabupaten Garut. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 11(2), 137–144. https://doi.org/10.52434/jfb.v11i2.888
Kandarini, Y., Mahadita, G. W., & Marciyasa, P. A. (2020). Profil Kuman Pada Infeksi Saluran Kemih Di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Bali Tahun 2019-2020. Jurnal Penyakit Dalam Udayana, 4(2), 45–52. https://doi.org/10.36216/jpd.v4i2.140
Kohar, K., Krisandi, G., & Prayogo, S. A. (2021). Analisis Potensi Nanopartikel Seng Oksida Sebagai Terapi Alternatif Terhadap Uropathogenic Escherichia Coli Penyebab Infeksi Saluran Kemih. Jimki Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 9(1), 38–47. https://doi.org/10.53366/jimki.v9i1.278
Krisandi, G., & Parawangsa, A. (2021). Potensi Senyawa Derivat 2-Aminoimidazole Sebagai Agen Ajuvan Terhadap Infeksi Multidrug-Resistant Acinetobacter Baumannii Melalui Sifat Antibiofilm Dan Resensitisasi Antibiotik. Jimki Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 8(3), 146–157. https://doi.org/10.53366/jimki.v8i3.229
Prameswari, K. U. (2023). Penelusuran Pustaka Tanaman Yang Berpotensi Sebagai Antibakteri Untuk Penyakit Infeksi Saluran Kemih. Jurnal Riset Farmasi, 23–30. https://doi.org/10.29313/jrf.v3i1.2360
Timur, W. W., Serlin, A., & Pratiwi, A. F. (2024). Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Cefoperazone Dan Levofloxacin Pada Penyakit Infeksi Saluran Kemih Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 7(01), 22–31. https://doi.org/10.35473/ijpnp.v7i01.2682
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Naila Syifa Aqilah, Novita Carolia, Maya Ganda Ratna, Exsa Hadibrata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












