Gambaran Jenis Bahan Tambahan Pangan Pada Jajanan Ultra-Processed Food Siswa Sekolah Dasar
Main Article Content
Paridah
Irma Yunawati
Nurhijrianti Akib
Akifah
Identifikasi golongan dan jenis BTP pada jajanan UPF di lingkungan sekolah penting dilakukan sebagai dasar pengawasan keamanan pangan dan edukasi pemilihan jajanan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan jenis jajanan UPF serta golongan dan jenis bahan tambahan pangan yang terdapat pada jajanan UPF yang tersedia di kantin SD Negeri 56 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif observasional yang dilaksanakan di SD Negeri 56 Kendari pada tahun 2026. Sampel penelitian sebanyak 28 produk jajanan UPF yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan identifikasi komposisi pada label pangan. Produk diklasifikasikan berdasarkan sistem NOVA, sedangkan bahan tambahan pangan diidentifikasi mengacu pada Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok jajanan yang paling banyak tersedia adalah biskuit/wafer, diikuti snack, mi instan, permen, minuman, cokelat, dan produk olahan lainnya. Golongan bahan tambahan pangan yang paling banyak ditemukan adalah pengemulsi, diikuti perisa, pewarna, penguat rasa (MSG), pengawet, pemanis, pengatur keasaman, dan pengembang. Jenis bahan tambahan pangan yang teridentifikasi antara lain lesitin kedelai, perisa sintetik, perisa identik alami, monosodium glutamat, tartrazin, kalium sorbat, sulfit, karmin, beta-karoten, annatto, asam sitrat, gelatin sapi, pektin, dan vanila. Jajanan yang tersedia di kantin SD Negeri 56 Kendari didominasi oleh produk UPF yang mengandung beragam golongan dan jenis bahan tambahan pangan. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pemangku kepentingan dalam memperkuat pengawasan keamanan pangan serta meningkatkan edukasi pemilihan jajanan yang lebih sehat bagi anak sekolah.
Amni Idrus, D., & Reni Agustina, D. (2024). Analysis of the Effectiveness of Food Safety of School Snacks Program in Changing Knowledge. Attitude, and Behavior of School Children in Southeast Sulawesi ERUDITIO, 4(2), 145–157.
Aramburu, A., Alvarado-Gamarra, G., Cornejo, R., Curi-Quinto, K., Díaz-Parra, C. del P., Rojas-Limache, G., & Lanata, C. F. (2024). Ultra-processed foods consumption and health-related outcomes: a systematic review of randomized controlled trials. Frontiers in Nutrition, 11(June), 1–14. https://doi.org/10.3389/fnut.2024.1421728
Babalola, O. O., Akinnusi, E., Ottu, P. O., Bridget, K., Oyubu, G., Ajiboye, S. A., Waheed, S. A., Collette, A. C., Adebimpe, H. O., Nwokafor, C. V., Oni, E. A., Aturamu, P. O., & Iwaloye, O. (2025). The impact of ultra-processed foods on cardiovascular diseases and cancer: Epidemiological and mechanistic insights. In Aspects of Molecular Medicine (Vol. 5). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/j.amolm.2025.100072
Chamarthi, V. S., Shirsat, P., Sonavane, K., Parsi, S., Ravi, U., Ponnam, H. C., Bindlish, S., Nadler, E. P., Kashyap, R., & Ro, S. (2025). The impact of ultra-processed foods on pediatric health. Obesity Pillars, 16(September), 100203. https://doi.org/10.1016/j.obpill.2025.100203
Dai, S., Wellens, J., Yang, N., Li, D., Wang, J., Wang, L., Yuan, S., He, Y., Song, P., Munger, R., Kent, M. P., MacFarlane, A. J., Mullie, P., Duthie, S., Little, J., Theodoratou, E., & Li, X. (2024). Ultra-processed foods and human health: An umbrella review and updated meta-analyses of observational evidence. Clinical Nutrition, 43(6), 1386–1394. https://doi.org/10.1016/j.clnu.2024.04.016
Kaur, S., Kumar, R., & Kaur, M. (2026). School-based behaviour change intervention to reduce ultra-processed food consumption among adolescents: evidence from a cluster-randomised controlled trial in India. BMJ Global Health, 11(1). https://doi.org/10.1136/bmjgh-2025-020799
Lu, W., Ou, T., Song, Q., Shi, Z., Sun, Z., Shen, L., Ma, W., Mai, S., Wang, Z., & Zang, J. (2025). Ultra-Processed Food Consumption Is Associated with an Increased Risk of Abdominal Obesity in Adults: A Cross-Sectional Study in Shanghai. Foods, 14(22). https://doi.org/10.3390/foods14223955
Makori, N., Kejo, D., Mshida, H., Bachwenkizi, B., Mushumbusi, D., Daudi, Z., Chipungahelo, M., Zhao, A., & Moshi, A. P. (2025). Assessing the school food environment and its role on healthy eating behaviours among school age children in Dar es Salaam, Tanzania. PLOS ONE, 20(7 July). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0321702
Mescoloto, S. B., Pongiluppi, G., & Domene, S. M. Á. (2024). Ultra-processed food consumption and children and adolescents’ health. In Jornal de Pediatria (Vol. 100, pp. S18–S30). Elsevier Editora Ltda. https://doi.org/10.1016/j.jped.2023.09.006
Nurhasan, M., Ariesta, D. L., Utami, M. M. H., Fahim, M., Aprillyana, N., Maulana, A. M., & Ickowitz, A. (2024). Dietary transitions in Indonesia: the case of urban, rural, and forested areas. Food Security, 16(6), 1313–1331. https://doi.org/10.1007/s12571-024-01488-3
Purwantari, H., & Djaila, R. (2025). Analisis Total Mikroba Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Pada Kantin SMP di Kota Kendari [Total Microbial Analysis of School Snacks (PJAS) in Junior High School Canteens in Kendari]. In Journal of Food and Agricultural Product (Vol. 5, Number 2). http://journal.univetbantara.ac.id/index.php/jfap
Rodríguez-Barniol, M., Pujol-Busquets, G., & Bach-Faig, A. (2024). Screen Time Use and Ultra-Processed Food Consumption in Adolescents: A Focus Group Qualitative Study. Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, 124(10), 1336–1346. https://doi.org/10.1016/j.jand.2024.04.015




