Implementasi Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Kulit
Main Article Content
Muhamad Yusuf
Yogi Pratama
Adri Yanto
Zulfaqar
Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi dan dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti infeksi, reaksi alergi, maupun pengaruh lingkungan. Terbatasnya akses terhadap tenaga kesehatan serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai gejala penyakit kulit sering menyebabkan keterlambatan dalam memperoleh penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Forward Chaining pada sistem pakar untuk membantu proses diagnosis awal berdasarkan gejala yang dipilih pengguna. Metode ini bekerja menggunakan penalaran berbasis aturan dengan mencocokkan gejala yang dimasukkan pengguna terhadap basis pengetahuan yang disusun dari konsultasi dengan pakar dan referensi medis. Sistem dikembangkan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengidentifikasi jenis penyakit kulit sesuai aturan yang telah ditetapkan serta memberikan hasil diagnosis beserta rekomendasi penanganan awal. Pengujian membuktikan seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik, sementara metode Forward Chaining memberikan hasil diagnosis yang efektif sehingga sistem dapat dimanfaatkan sebagai sarana konsultasi awal yang cepat, mudah, dan efisien sebelum pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis
Achmad Muzakir, and Agus Budiyantara. 2026. “Penerapan Sistem Pakar Untuk Mengukur Tingkat Stres Kerja Karyawan Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining.” Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika 4(3): 64–74. doi:10.61132/jupiter.v4i3.1391.
Amelia, Angelina Adinda, and Ahmad Suryadi. 2025. “Sistem Pakar Deteksi Dan Penanganan Penyakit Pada Tanaman Adenium Berbasis Forward Chaining.” Journal of Information System, Informatics and Computing 9(1): 118. doi:10.52362/jisicom.v9i1.1924.
Fadilla, Rizal, and Teguh Wiharko. 2023. “Penerapan Metode Forward Chaining Dalam Sistem Pakar Deteksi Kerusakan Hardware Komputer Berbasis Android.” Digital Transformation Technology 3(2): 408–17. doi:10.47709/digitech.v3i2.2784.
Fredricka, Jhoanne. 2026. “Sistem Pakar Diagnosis Gangguan Jiwa Dengan Metode Case Base Reasoning ( CBR ) Dan Similarity Probabilistic Symmetric.” 22(1): 85–93.
Johari, mun, Lidia Kandau, and Fisa Wisnu Wijaya. 2023. “Sistem Pakar Dengan Pendekatan Metode Forward Chaining Untuk Mendiagnosa Troubleshooting/Kerusakan Pada Komputer Cv Neutron Komputer.” Universitas Saintek Muhammadiyah 8(1): 54–68.
NI Wayan Priscila Yuni Praditya, Evi Purnamasari, and Ricky Maulana Fajri. 2025. “Perancangan Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kulit Dengan Menggunakan Algoritma Forward Chaining.” Jurnal Ilmiah Informatika Global 16(1): 50–56. doi:10.36982/jiig.v16i1.5167.
Pangestu, Afghan Eka, Yudika Fajar Sukmana, Handyka Handyka, Zaky Dzimmatillah Ramadhany, Ari Purnomo Aji, Venny Agustin, Melianda Safitri, et al. 2024. “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Lambung Dengan Metode Forward Chaining.” Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) 5(2): 415–23. doi:10.30998/jrami.v5i2.11072.
Ramadhoni, Daffa Fitra. 2023. “Penerapan Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Kelapa Sawit.” Bina Insani Ict Journal 2(12): 1–18. http://101.255.92.196/index.php/BIICT/article/view/2301%0Ahttp://101.255.92.196/index.php/BIICT/article/download/2301/1592.
Rianto, Yan, Muhammad Haris, Mila Desi Anasanti, Jufriadif Na’am, and Riyan Latifahul Hasanah. 2025. “Pengenalan Dasar, Tantangan Dan Peluang Pengembangan Artificial Intelligence Pada Jprmi Dki Jakarta.” Jurnal Abdi Nusa 5(3): 336–41. doi:10.52005/abdinusa.v5i3.189.
Suchita, Natasya Baby, Eillin Lay, Dian Kristina, Melli Prestille, Lavinia Celline, Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis, and Universitas Universal. 2025. “Issn 2777-0834.” 5(1): 39–72.
Zaidan, Salman, and Purwanto. 2023. “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kulit Berbasis Web Metode Forward Chaining Di Rs Gandaria.” Seminar Nasional Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (SENAFTI) 2(2): 800–809.




