Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Wilayah Krja Puskesmas Andalas
DOI:
https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2068Keywords:
LansiaAbstract
Lansia memiliki risiko jatuh yang tinggi akibat penurunan fungsi keseimbangan dan kekuatan otot postural. Pada Puskesmas Andalas, sekitar 60% lansia tergolong berisiko jatuh sedang hingga tinggi berdasarkan skor Berg Balance Scale (BBS). Latihan Tandem Walking Exercise (TWE) merupakan metode yang dapat meningkatkan keseimbangan dan stabilitas tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh TWE dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Andalas tahun 2025. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain pre-eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas dari Maret-Agustus 2025 dengan pengambilan data antara 26 Mei-21 Juni 2025. Populasi penelitian ini mencankup seluruh lansia yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas dan Sampel yang diambil sebanyak 17 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi TWE dilakukan selama 4 minggu (3 sesi/minggu, 10 menit/sesi), dengan resiko jatuh diukur menggunakan Berg Balance Scale (BBS). sebelum dan setelah intervensi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon signed rank test (p-value ≤ 0,05). Hasil penelitian di dapatkan Rata-rata resiko jatuh sebelum di lakukan tandem walking exercise pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas yaitu 24.88 dan rata-rata resiko jatuh sesudah di lakukan tandem walking exercise pada lansia yaitu 50.41 dengan selisih 23.59 serta adanya pengaruh signifikan dari latihan tandem walking exercise terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia, dengan p-value 0,000. Kesimpulan penelitian ini ada Pengaruh Dari Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia. Saran bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Andalas untuk menerapkan TWE sebagai intervensi keperawatan guna meningkatkan keseimbangan lansia dan mencegah jatuh pada lansia.
References
Asuhan Keperawatan pada Lansia dengan Resiko Jatuh. (2023). (n.p.): CV. Mitra Edukasi Negeri .
Agusrianto, A., & Rantesigi, N. (2020). Application of Passive Range of Motion (ROM) Exercises to Increase the Strength of the Limb Muscles in Patients with Stroke Cases. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 2(2), 61–66. https://doi.org/10.36590/jika.v2i2.48
Butarbutar, S., Keperawatan, F., & Utara, U. S. (2020). Karakteristik Lansia dan Kejadian Jatuh di Posyandu Lansia Kecamatan Sipoholon. Skripsi. Universitas Sumatra Utara. http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/28839
Cantellops, N.M. and Tiu, T.K. (2023) Berg balance testing, National Library of Medicine. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK574518/
Gemini, S., & Yusmaneti, Y. (2022). Penerapan Latihan Jalan Tandem (Tandem Stance Exercise) Pada Lansia Dengan Gangguan Keseimbangan di Panti Werdah Sukacita : Studi Kasus. Infokes, 12(2), 519-522.
ISROFAH, Isrofah, et al. Pengelolaan Pasien Pasca Stroke Berbasis Home Care. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.
Luo, J., Tang, X., Li, F., Wen, H., Wang, L., Ge, S., ... & Lu, L. (2022). Cigarette smoking and risk of different pathologic types of stroke: a systematic review and dose-response meta-analysis. Frontiers in Neurology, 12, 772373.
Prabowo, N. A., Sartoyo, S., Fariz, A., & Kusuma, W. T. (2023). Pengaruh Latihan Jalan Tandem Terhadap Peningkatan Keseimbangan Pada Lansia Di RS Indriati Solobaru. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(1), 84–88. https://doi.org/10.30651/jkm.v8i1.16055
Puskesmas Andalas. (2023). Laporan Tahunan Puskesmas Andalas 2022. Kesehatan, 1–100. https://puskesmasandalas.padang.go.id/wp-content/uploads/2023/03/Laporan-Tahunan-2022-OK.pdf
Rechika Amelia Eka Putri1, D. R. E. (2024). Medic nutricia 2024,. 4(1), 1–6. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa
Rohima, V., Rusdi, I., & Karota, E. (2020). Faktor Resiko Jatuh pada Lansia di Unit Pelayanan Primer Puskesmas Medan Johor. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 4(2), 108. https://doi.org/10.32419/jppni.v4i2.184
(Rohima et al., 2020) Agusrianto A., & Rantesigi, N. (2020). Application of Passive Range of Motion (ROM) Exercises to Increase the Strength of the Limb Muscles in Patients with Stroke Cases. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 2(2), 61–66. https://doi.org/10.36590/jika.v2i2.48
Salsabila. (2024). Gambaran Tingkat Risiko Jatuh Berdasarkan Berg Balance Scale Di Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe 2023 Berdasarkan Berg Balance Scale Di Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe 2023. Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, 8–9.
Sari, M., Sari, N. P., & Sulastri, W. (2024). Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia di Panti Tresna Werdha Pagar Dewa Provinsi Bengkulu The Effect of Tandem Walking Exercise on Reducing the Risk of Falls in the Elderly at the Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dew. 7(1), 56–59.
Siregar, R., Gultom, R., & Sirait, I. I. (2020). Pengaruh Latihan Jalan Tandem terhadap Keseimbangan Tubuh Lansia untuk mengurangi Resiko Jatuh di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Sumatera Utara Effects of Tandem Walking Exercise on Elderly Body Balance to Reduce Falling Risk at UPT Binjai Elderl. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(1), 2615–109. http://jurnal.uui.ac.id/index.php/JHTM/article/view/697
Thayabaranathan, T., Kim, J., Cadilhac, D. A., Thrift, A. G., Donnan, G. A., Howard, G., Howard, V. J., Rothwell, P. M., Feigin, V., Norrving, B., Owolabi, M., Pandian, J., Liu, L., & Olaiya, M. T. (2022). Global stroke statistics 2022. International Journal of Stroke, 17(9), 946–956. https://doi.org/10.1177/17474930221123175
Butarbutar, S., et al. (2020). Karakteristik Lansia dan Kejadian Jatuh di Posyandu Lansia Kecamatan Sipoholon. Skripsi. Universitas Sumatra Utara.
Gemini, S. (2022). Penerapan Latihan Jalan Tandem pada Lansia dengan Gangguan Keseimbangan. Infokes, 12(2), 519-522.
Hidayati, R., & Rahmawati, D. (2023). Efektivitas Tandem Walking Exercise terhadap Keseimbangan Lansia. Jurnal Keperawatan Gerontik, 8(1), 45-50.
Prabowo, N. A., et al. (2023). Pengaruh Latihan Jalan Tandem Terhadap Peningkatan Keseimbangan Lansia. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(1), 84-88.
Siregar, R., et al. (2020). Pengaruh Latihan Jalan Tandem terhadap Keseimbangan Tubuh Lansia. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(1), 2615-109.
Putri, R. A., et al. (2024). Implementasi Tandem Stance Exercise pada Lansia dengan Gangguan Keseimbangan. Medic Nutricia, 4(1), 1-6.
Butarbutar, A., Siregar, A., & Prabowo, H. (2020). Perubahan Fungsional pada Lansia: Implikasi terhadap Kesehatan dan Mobilitas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123-130.
Gemini, A. (2022). Latihan Proprioseptif untuk Meningkatkan Keseimbangan pada Lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(1), 45-52.
Ganz, D. A., Bao, Y., Shekelle, P. G., & Huang, C. (2021). Interventions to Prevent Falls in Older Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis. Journal of the American Geriatrics Society, 69(1), 1-10.
Prabowo, H., Siregar, A., & Putri, R. (2023). Pengaruh Latihan Jalan Tandem terhadap Keseimbangan Lansia. Jurnal Geriatri Indonesia, 19(3), 200-207.
Putri, R., Siregar, A., & Gemini, A. (2024). Implementasi Latihan Tandem Stance Exercise pada Lansia dengan Gangguan Keseimbangan. Jurnal Kesehatan Lansia, 12(1), 30-37.
Smith, M. L., & Jones, R. (2021). The Effectiveness of Tandem Walking Exercise on Balance in Older Adults. Journal of Aging and Physical Activity, 29(4), 567-575.
United Nations. (2023). World Population Ageing 2023. United Nations Department of Economic and Social Affairs. Retrieved from https://www.un.org/development/desa/pd/
WHO. (2023). World Health Organization: Ageing and Health. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/ageing-and-health
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Lutfi Dwi Acpa, Ledia Restipa, Rika Syafitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












