Pengamalan Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa Di Era 5.0 Dalam Menciptakan Keharmonisan
Main Article Content
Heldi Efraim Amung
Yakobus Adi Saingo
Terdapat tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di era 5.0, di mana kemajuan teknologi dan informasi membawa dampak kompleks bagi masyarakat Indonesia. Era digital tidak hanya mempermudah akses terhadap ajaran agama, tetapi juga menghadirkan budaya baru, seperti individualisme maupun konsumerisme, serta memicu penyebaran informasi yang menyesatkan sehingga dapat mengganggu keharmonisan masyarakat. Munculnya sikap individualisme dan budaya konsumerisme dapat mengikis rasa empati dan kepedulian sosial, yang berdampak pada penurunan moral dan ancaman terhadap persatuan bangsa. Untuk menangani tantangan ini, tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, khususnya pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di era 5.0 dalam menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mengumpulkan data/infprmasi dari literatur yang relevan, termasuk buku, artikel, dan dokumen terkait. Analisa data akan diterapkan pendekatan komparatif terhadap berbagai literatur dan sumber yang relevan. Hasi pembahasan menemukakan bahwa dalam pengamalan Pancasila Sila Pertama perlu adanya semangat mewujudkan strategi komprehensif yang meliputi: pendidikan karakter yang Pancasilais, penguatan nilai-nilai keagamaan yang kondusif, dan peningkatan literasi digital yang kritis. Melalui kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat sipil, dengan menghidupi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari, maka setiap orang akan memiliki rasa kepedulian yang tinggi kepada sesama karena menganggap semua manusia sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang wajib dihargai, sehingga secara bersama-sama dapat mewujudkan keharmonisan yang utuh di tengah kemajemukan masyarakat.
Adiwilaga, R., & Kurniawan, A. (2021). Strategi Pemerintah Daerah Terkait Pencegahan Paham Radikalisme Agama Di Kabupaten Bandung. Jurnal JISIPOL: Ilmu Pemerintahan Universitas Bale Bandung, 5(1), 1–23.
Daeli, D. G., Kelana, M. R., Purnama, K. C., Wiracitra, B., & Sinaga, J. B. B. (2024). KOMUNITARIANISME: Konsep Tentang Bermasyarakat. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(2), 255–268. https://doi.org/10.37481/jmh.v4i2.745
Faiz, A., Soleh, B., Kurniawaty, I., & Purwati, P. (2021). Tinjauan Analisis Kritis Terhadap Faktor Penghambat Pendidikan Karakter di Indonesia. Jurnal Basicedu, 5(4), 1766–1777. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1014
Handayani, N. N. L., & Muliastrini, N. K. E. (2020). Pembelajaran Era Disruptif Menuju Era Society 5.0 (Telaah Perspektif Pendidikan Dasar). Prosiding Webinar Nasional IAHN-TP Palangka Raya 2020, 1, 1–14. https://prosiding.iahntp.ac.id
Khatimah, K., Selvia, V., Sugiyarti, A., Gilang, M., Luthfi, M., & Putra, S. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Partisipasi Politik dan Demokrasi di Indonesia. Vox Pupuli, 7(2), 128–143.
Pratama, A. B., Putri, L. R. A., Aditya, V. M. P., Rowahuddin, A. C. A., & Amir, D. R. (2024). Peran Sila Pertama Pancasila Dalam Mewujudkan Keharmonisan Negara. Prociding Seminar Nasional Pendidikan, 539–550. https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/FPMIPA/article/view/2669/1866
Rostini, R., Ruhyadi, S. S. A., Miftahurrazikin, M., & Fauzi, W. N. A. (2021). Konseling Lintas Budaya dan Agama dalam Penanggulangan Radikalisme di Lingkungan Sekolah. Jurnal Penelitian Keislaman, 17(2), 155–169. https://doi.org/10.20414/jpk.v17i2.4577
Saingo, Y. A. (2023). Karakter Kepemimpinan Kristen Menghadapi Era Society 5.0: Sebuah Tawaran Konstruktif dalam Perspektif Paulus. Magnum Opus: Jurnal Teologi Dan Kepemimpin Kristen, 5(1), 1–15.
Saingo, Y. A., & Taneo, S. B. A. (2024). Kesatuan Nilai Pancasila dan Nilai-Nilai Kristiani. Madina: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1–12(1–14).
Sanjaya, M. I. (2021). Konsumerisme Generasi Milenial Di Era Disrupsi. An-Nahdhah: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 14(2), 112–129. https://jurnal.staidarululumkandangan.ac.id/index.php/annahdhah/article/view/102
Shobach, M. I., Ilham, S. M., Oktaviona, C., & Attar, M. F. (2022). Ancaman Westernisasi Terhadap Budaya Lokal Indonesia Dari Perspektif Komunikasi Massa. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS), 1, 652–662.
Sihombing, A. S., Zebua, A., Syafitri, D. A., Ginting, L. E., & Pangaribuan, S. J. (2024). Pandangan Mahasiswa Universitas Negeri Medan Tentang Relevansi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi. AR RUMMAN - Journal of Education and Learning Evaluation, 1(2), 450–455.
Yel, M. B., & Nasution, M. K. M. (2022). Keamanan Informasi Data Pribadi Pada Media Sosial. Jurnal Informatika Kaputama (JIK), 6(1), 92–101. https://doi.org/10.59697/jik.v6i1.144
Zaky, I., Fatih, A., & Putera, R. A. (2024). Peran Algoritma Media Sosial dalam Penyebaran Propaganda Politik Digital Menjelang Pemilu Peran Algoritma Media Sosial Dalam Penyebaran Propaganda Politik Digital Menjelang Pemilu. Jurnal Kajian Stratejik Ketahanan Nasional, 7(1), 1–12.




