Komunikasi Antar Generasi Dalam Revitalisasi Budaya Lokal: Tinjauan Pustaka
Main Article Content
Ferdian Candra Maulana
Nur’annafi Farni Syam Maella
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menaganlisis peranan komunikasi antar generasi dalam upaya revitalisasi budaya lokal di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital. Penelitian dilaksanakan dengan metode kualitatif pendekatan systematic review. Data dikumpulkan dari literatur ilmiah dari Google Scholar dalam rentang waktu 5 tahun terakhir merujuk pada kriteria inklusi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi antar generasi berperan penting dalam upaya melestarikan nilai, identitas, dan praktik budaya lokal baik itu melalui interaksi langsung dalam komunitas dan keluarga, ataupun melalui penggunaan media digital. Revitalisasi budaya dinilai lebih efektif apabila komunikasi dilaksanakan secara dialogis, kolaboratif, dan adaptif dengan melibatkan generasi tua sebagai penjaga nilai budaya, sementara generasi muda sebagai subjek kreatif.
Kata Kunci: Komunikasi Antar Generasi; Revitalisasi Budaya Lokal; Systematic Review
Aprilia, B., & Firmansyah, F. (2024). The Role of Intergenerational Communication in Local Language Preservation in Sidorejo Hamlet, Limau Village, Sembawa District, Banyuasin Regency. Communicative: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(2), 75-82.
Fitri Nur Faizah, Uci Kusumawati, -, A. A. H., Mochammad Khairul Fatkhurahman, & Robi Ilhami. (2025). Osing Language in Intergenerational Discourse: A Sociolinguistic Case Study from Kemiren Village. Jurnal Sosiologi Nusantara, 11(2), 220–237. https://doi.org/10.33369/jsn.11.2.220-237
Li,H. (2025). Digital Governance of ICH:Generational Re-signification in Xiangtan Fire Dragon Dance. Communications in Humanities Research,90,1-10.
Mere, K. (2025). Revitalisasi Nilai-nilai Budaya Nagekeo Melalui Dialohg Antar Generasi di Pulau Flores. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 6(6), 5419–5426.
Minhas, S., & Salawu, A. (2025). Preserving and promoting indigenous languages: social media analysis of Punjabi and Setswana languages. Journal of Asian and African Studies, 60(7), 4109-4126.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., ... & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: an updated guideline for reporting systematic reviews. bmj, 372.
Patiro, A. C., & Tarandung, C. F. (2025). KOMUNIKASI ANTAR GENERASI DALAM PELESTARIAN BAHASA TONSEA SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA LOKAL DI KOTA MANADO. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 275-284.
Ramdani, D., Agustina, D. D., & Sudarto, S. (2025). Paguyuban Puseur Galuh: Keterlibatan Pemuda dan Pemulihan Identitas Budaya Lokal di Era Globalisasi. Unigal Press.
Yansah, S., Adde, E., Solihin, M., & Cholis, N. (2025). Narasi Digital dan Dialog Antargenerasi: Strategi Pelestarian Budaya Lokal di Era Media Sosial. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 10(2), 504-513.
Nur’annafi Farni Syam Maella , Universitas Dr. Soetomo
korespondensi author




