Akses Sanitasi Aman Di Desa Lambuluo Kabupaten Konawe Utara Tahun 2025
Main Article Content
Listy Handayani
Akses sanitasi aman merupakan komponen penting dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan perlindungan lingkungan. Cakupan akses sanitasi aman baik di tingkat global, nasional maupun lokal masih sangat rendah khususnya di wilayah pesisir yang memiliki tantangan geografis dan sosial ekonomi tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi akses sanitasi aman di Desa Lambuluo, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tahun 2025. Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh rumah tangga di Desa Lambuluo yang berjumlah 67 rumah tangga, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 73,1% rumah tangga telah menggunakan jamban, dan 95,9% di antaranya merupakan jamban milik pribadi. Namun demikian, masih terdapat 28,9% rumah tangga yang belum menggunakan jamban dan melakukan praktik buang air besar sembarangan. Selain itu, meskipun 70,1% responden menyalurkan tinja ke septic tank, masih ditemukan pembuangan tinja ke laut, sungai, sawah, dan kebun. Pengelolaan lumpur tinja juga tergolong sangat rendah, ditunjukkan oleh hanya 4,1% responden yang melakukan pengosongan septic tank dalam lima tahun terakhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa kepemilikan jamban belum sepenuhnya menjamin terpenuhinya sanitasi yang dikelola secara aman. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa akses sanitasi aman di Desa Lambuluo belum optimal sehingga diperlukan penguatan edukasi masyarakat, peningkatan layanan pengelolaan lumpur tinja, serta dukungan kebijakan untuk mewujudkan sanitasi aman yang berkelanjutan.
Amelia, R., Putri, S., Catri, I., Handayuni, L., & Syah, N. (2025). Permasalahan Lingkungan Perkotaan : Tantangan dan Strategi Pengelolaan Kualitas Sanitasi di Perkotaan. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research Volume, 5(4), 1635–1647. https://j-innovative.org/index.php/Innovative%0APermasalahan
BPS. (2025). Persentase Rumah Tangga Menggunakan Layanan Sanitasi yang Dikelola Secara Aman Menurut Provinsi dan Tipe Daerah (Persen), 2025. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjE3OSMy/persentase-rumah-tangga-menggunakan-layanan-sanitasi-yang-dikelola-secara-aman-menurut-provinsi-dan-tipe-daerah--persen-.html
Colombo, V. P., Chenal, J., Orina, F., Meme, H., & Amoin, A. (2023). Environmental determinants of access to shared sanitation in informal settlements : a cross ‑ sectional study in Abidjan and Nairobi. Infectious Diseases of Poverty, 12(34), 1–19. https://doi.org/10.1186/s40249-023-01078-z
Gagita, I. W., Miswan, & Rosnawati. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepemilikan Jamban Setelah Pemicuan STBM di Desa Pantolobete Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Despot Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala Factors Affecting Latrine Ownership After Triggers STBM in Pantolobete Village Work. Jurnal Kolaboratif Sains, 03(05), 223–231.
Haikal, F. A., Yulyani, V., & Yanti, D. E. (2021). Analisis Faktor Penghambat Kepala Keluarga dalam Kepemilikan Jamban Keluarga Analysis of The Inhibiting Factors of Family Heads in Family Latrine Ownership Fadel Achmad Haikal *, Vera Yulyani , Dhiny Easter Yanti Universitas Malahayati. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(1), 31–36.
Mogane, B., & Momba, M. N. B. (2025). Enteropathogenic Bacteria in Water Sources Associated with Faecal Waste from Open Defecation and Animals in Rural Communities of Vhembe District, South Africa. Water, 17(16), 2410. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/w17162410
Muoghalu, C., Semiyaga, S., & Manga, M. (2023). Faecal sludge emptying in Sub- Saharan Africa , South and Southeast Asia : A systematic review of emptying technology choices , challenges , and improvement initiatives. Frontiers in Environmental Science, February, 1–14. https://doi.org/10.3389/fenvs.2023.1097716
Noor, A., Agus, K., & Arya, S. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Jamban Pada Masyarakat Pesisir Di Desa Waoleona Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Tahun 2023. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(1), 10997–11009.
Nurhayati, Nasution, A. M., Masry, R., Rahmadani, A. D., & Sari, D. P. (2024). Systematic Reviw: Sanitasi Lingkungan di Wilayah Pesisir. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 4439–4448.
Orish, V. N., Addei, I. B., Adzah, D. E., Oteng, A. G., Ayaaba, M. A., Marinkovic, A., Gardellini, T., Izurieta, R., Pandit, R., Okorie, C., & Sanyaolu, A. (2025). One Health approach for the prevention of open defecation : a panacea for open defecation- driven neglected tropical diseases in sub-Saharan Africa. Frontiers in Tropical Diseases, July, 1–9. https://doi.org/10.3389/fitd.2025.1630115
Quattrochi JP, Croke K, Dohou C, Ghib LS, Lokaya Y, et al. (2025). Effects of a community-driven water, sanitation, and hygiene intervention on diarrhea, child growth, and local institutions: A cluster-randomized controlled trial in rural Democratic Republic of Congo. PLOS Medicine, 22(3), e1004524. https://doi.org/https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1004524
BPS Sulawesi Tenggara. (2025). Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses Terhadap Sanitasi Layak Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara (Persen), 2024. https://sultra.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTAwMyMy/persentase-rumah-tangga-yang-memiliki-akses-terhadap-sanitasi-layak-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-sulawesi-tenggara.html
Tinan, L., Laetitia, A., Dongo, K., Pessoa, V., Shirish, C., & Jérôme, S. (2024). Environmental and socio ‑ economic determinants of fecal sludge emptying in Sub ‑ Saharan Africa : A cross ‑ sectional mixed ‑ methods study in Abidjan , Côte d ’ Ivoire. Environmental Science and Pollution Research, 31(58), 66497–66511. https://doi.org/10.1007/s11356-024-35631-6
UNICEF. (n.d.-a). Sanitation is essential to children’s survival and development. https://www.unicef.org/wash/sanitation
UNICEF. Sanitation. https://washdata.org/topics/sanitation
WHO. (2024). Sanitation. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/sanitation
WHO dan UNICEF. (2020). State of the World’s Sanitation: An urgent call to transform sanitation for better health, environments, economies and societies. UNICEF and WHO. https://washdata.org/reports/state-worlds-sanitation-urgent-call-transform-sanitation-better-health-environments
WHO dan UNICEF. (2023). Progress on Houhing Drinking Water, Sanitation and Hygiene 2000-2022: Special Focus on Gnder. UNICEF and WHO.




