Dampak Program Ceramah Pengantin Terhadap Harmoni Perkawinan Di KUA Kecamatan Medan Area
Main Article Content
Talitha Ivana Augie
Mutia Hisma Rawa
Orvina Siahaan
Khairil Azhar
Naufal Azzaki Yasir Nasution
Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan program ceramah pengantin serta dampaknya terhadap keharmonisan perkawinan di KUA Kecamatan Medan Area. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ceramah pengantin telah dilaksanakan secara terstruktur dan memberikan pembekalan terkait komunikasi, manajemen konflik, kesiapan emosional, serta nilai-nilai keagamaan. Program ini berkontribusi positif dalam meningkatkan keharmonisan rumah tangga, terutama dalam aspek komunikasi, pengelolaan konflik, dan kesadaran spiritual. Namun, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh rendahnya partisipasi peserta serta keterbatasan waktu dan fasilitas.
Amalia, R., & Putri, S. (2021). Social support and marital harmony in Indonesian couples. Jurnal Psikologi dan Keluarga, 10(2), 78–90.
Anwar, F., & Fitriani, D. (2023). Conflict management in early marriage: Effectiveness of premarital education programs. Jurnal Psikologi Pendidikan Islam, 7(1), 55–68. https://doi.org/10.1234/jppi.v7i1.5678
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. https://www.bps.go.id
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Fauzan, T., & Lestari, A. (2022). Economic stress and communication barriers as predictors of marital conflict. Jurnal Ilmiah Psikologi, 11(1), 45–58.
Fauzi, R., & Rahmawati, S. (2022). Premarital counseling and marital satisfaction among young couples. Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(2), 101–115. https://doi.org/10.2345/jip.v10i2.9876
Gottman, J., & Silver, N. (2015). The seven principles for making marriage work. Harmony Books.
Hidayat, A. (2021). Pembinaan pranikah dan dampaknya terhadap kualitas rumah tangga. Jurnal Keluarga Islami, 6(1), 34–48.
Hidayat, R., & Nurhasanah, S. (2021). Efektivitas bimbingan perkawinan dalam meningkatkan kesiapan keluarga sakinah. Jurnal Bimas Islam, 14(2), 115–130.
Hutami, D. (2023). Premarital education and family resilience in urban Indonesia. Jurnal Pendidikan Keluarga, 8(1), 33–47.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2017). Pedoman penyelenggaraan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Pedoman bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Lestari, A., & Putra, H. (2022). Communication patterns and marital harmony in Indonesia. Jurnal Komunikasi Keluarga, 5(1), 33–47. https://doi.org/10.3456/jkk.v5i1.4321
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Ningsih, R., & Hidayat, T. (2021). Social support and marital quality among new couples. Jurnal Psikologi Sosial, 12(3), 78–91. https://doi.org/10.4567/jps.v12i3.3456
Olson, D. H., & DeFrain, J. (2014). Marriages and families: Intimacy, diversity, and strengths (8th ed.). McGraw-Hill Education.
Prasetyo, M., & Wijaya, F. (2021). Factors influencing marital harmony in urban Indonesia. Jurnal Keluarga Islami, 6(2), 112–126. https://doi.org/10.5678/jki.v6i2.2345
Pratama, R. (2022). Religious values and family harmony: A study of Indonesian couples. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 8(1), 45–60. https://doi.org/10.6789/jsam.v8i1.9876
Putra, Y., & Kurniawan, D. (2021). Daily interaction quality and marital satisfaction. Jurnal Psikologi dan Keluarga, 9(2), 88–99. https://doi.org/10.1234/jpk.v9i2.5432
Putri, D., & Santoso, B. (2022). Emotional readiness and marital harmony: Evidence from Indonesia. Jurnal Psikologi Perkawinan, 11(1), 21–35. https://doi.org/10.2345/jpp.v11i1.4321
Putri, E., & Rahma, S. (2023). The role of social environment in supporting marital harmony. Jurnal Keluarga Islami, 7(1), 22–36.
Rahman, A. (2021). Communication and conflict management in Indonesian couples. Jurnal Komunikasi Keluarga, 6(1), 44–57.
Rahman, A. (2023). Strategi komunikasi penyuluh agama dalam pembinaan keluarga sakinah. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 8(1), 44–58.
Rahmawati, N., & Sutrisno, B. (2022). Emotional intelligence and marital satisfaction among newlyweds. Jurnal Psikologi Perkawinan, 12(2), 55–69.
Ramadhani, L. (2022). Premarital education and its impact on family life. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(1), 66–79. https://doi.org/10.3456/jpk.v7i1.8765
Saputra, R., & Andini, L. (2022). Religious values and marital resilience in Indonesia. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 9(1), 50–63.
Sari, P. (2021). Emotional intelligence and marital harmony: A survey in urban couples. Jurnal Psikologi Terapan, 14(2), 101–115. https://doi.org/10.4567/jpt.v14i2.2345
Siregar, M. (2021). Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan pranikah di KUA. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(1), 88–101.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syarifuddin. (2020). Efektivitas bimbingan perkawinan dalam membentuk keluarga sakinah. Jurnal Bimas Islam, 13(2), 145–160.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Wahyuni, D. (2022). Penguatan nilai keagamaan dalam pembinaan keluarga harmonis. Jurnal Al-Ahwal, 15(2), 133–147.
Wahyuni, T. (2022). The role of premarital counseling in strengthening family resilience. Jurnal Psikologi Perkawinan Indonesia, 12(1), 55–70.
Waluyo, B. (2021). Ketahanan keluarga dan keharmonisan rumah tangga dalam perspektif sosial keagamaan. Jurnal Al-Ahwal, 14(1), 55–70.
Yusuf, A. M. (2019). Pendidikan pranikah sebagai upaya pencegahan perceraian di Indonesia. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(2), 101–115.
Yusuf, M. (2020). Metode interaktif dalam bimbingan pranikah bagi calon pengantin. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 67–79.




