Fenomena Brain Drain di Kalangan Generasi Muda: Tantangan Cinta Tanah Air di Era Globalisasi
Main Article Content
Portia Aditama
Hanif Nahrufirdaus
Muhammad Maftuh Maulana
Damar Patria Mahardika
Hangestuti Wardani
Farhan Hamid
Fenomena brain drain di era globalisasi menjadi isu penting bagi kalangan generasi muda Indonesia, terutama tertuju pada mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi yang memilih merintis karier dan menetap di luar negeri. Upaya dari pemerintah berupa program beasiswa seperti LPDP merupakan bentuk investasi negara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong kontribusi bagi pembangunan nasional. Namun, baru-baru ini munculnya tren seperti #KaburAjaDulu menunjukkan adanya krisis kepercayaan sebagian kalangan generasi muda terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan prospek karier di dalam negeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana fenomena brain drain sebagai tantangan terhadap nilai cinta tanah air dan nasionalisme generasi muda. Dengan metode pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan netnografi. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa fenomena brain drain dipicu oleh faktor pendorong seperti keterbatasan lapangan kerja, fasilitas riset yang rendah, dan ketidakpastian karier, serta faktor daya tarik dari luar domestik berupa kesejahteraan, profesionalisme, dan peluang berkembang yang luas. Selain memunculkan pergeseran makna nasionalisme di kalangan generasi muda, fenomena ini berdampak pada berkurangnya potensi sumber daya manusia nasional sehingga diperlukan integrasi di sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan penguatan nilai nasionalisme agar generasi muda tetap kompetitif secara global sekaligus berkomitmen penuh terhadap bangsa atau tanah air.
Andhika Djalu Sembada, D., Prasetyo, D., & Yarmanto. (2024). Motivasi calon pekerja migran Indonesia bekerja ke luar negeri dan kontribusinya bagi negara Indonesia (skema penempatan Korea Selatan). Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(2).
Fachrie, M., & Wahyudi, H. (2025). Uncovering the cause of Indonesia’s brain drain: The case of #KaburAjaDulu. KEMUDI: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 10(1). https://doi.org/10.31629/kemudi.v10i1.7321
Hayati, H. D., Rahmawati, M., Hadiyanto, H., & Yahya, Y. (2025). Beasiswa LPDP sebagai investasi pendidikan: Evaluasi aksesibilitas, kontribusi alumni, dan pemerataan pembangunan SDM. Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah, 10(2), 462–472. https://doi.org/10.34125/jkps.v10i2.554
Nabil, M. F., Nasrulloh, A., Jaguar, Y., Nu’Man, R., Zahra, S. A., & Putri, L. F. (2025). Pengaruh beasiswa LPDP terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja Indonesia di era globalisasi. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 7(6), 2113–2130. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v7i6.7809
Oriza, M., & Hanita, M. (2022). Analisis pengembangan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam meningkatkan kualitas dan ketahanan sumber daya manusia guna menghadapi megatren abad ke-21. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(6).
Robbani, F. A., Pirdayanti, V. N., Zaki, R. M., Nugraha, D. M., & Fu’adin, A. (2023). Fenomena mahasiswa penerima beasiswa LPDP yang tidak mau kembali ke Indonesia. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 6(4), 236–240.
Sarjito, A. (2025). Strategi menahan brain drain: Evaluasi kebijakan pemerintah dalam menyediakan peluang bagi talenta muda. JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora), 3(3), 399–424.
Silaban, P. S. M. J., Mirza, D., Nafilah, N., & Tanjung, S. Z. (2025). Menghadapi ancaman nasionalisme disintegrasi bangsa di tengah trend Kabur Aja Dulu. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(2), 193–199. https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i2.3821
Sutiani, S., CaturMuspita, N., & Amaria, H. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi tenaga kerja Indonesia untuk bekerja ke luar negeri (Studi pada calon tenaga kerja Indonesia di PT Indonaker Mandiri). Translitera, 14(2), 102–114. https://doi.org/10.35457/translitera.v14i2.5174
Wardin. (2002). Beberapa faktor yang mempengaruhi migrasi tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 111–130.
Yuspita, R. F. (2025). Fenomena “Kabur aja dulu” di Indonesia (Policy brief). Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah, LAN.




