Moderasi Beragama dan Pendidikan Islam Multikultural pada Tradisi Kejawen Kutorojo
Main Article Content
Ceren Desta Joina
Anggun Setiani
M. Irfansyah Afsalu Ramedhon
Muhammad Fajrul Falah
Siti Mutmainah
Alis Kholisoh
Nisfu Istiqomah
Wildan Khairil Anam
Arditya Prayogi
Artikel ini mengkaji praktik moderasi beragama pada komunitas Islam Kejawen di Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, serta relevansinya bagi penguatan pendidikan Islam multikultural. Kutorojo menarik ditelaah karena telah ditetapkan sebagai Kampung Moderasi Beragama dan dihuni oleh masyarakat Islam, Hindu, penghayat kepercayaan, serta penganut tradisi Kejawen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala desa, pemangku adat Kejawen, dan warga. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan makna berdasarkan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kejawen di Kutorojo diterima sebagai warisan budaya lokal, bukan sebagai ancaman sosial-keagamaan. Nilai moderasi tampak pada toleransi terhadap perbedaan praktik, keterlibatan lintas kelompok dalam Nyadran, Ruwat Bumi, Suronan, gotong royong, serta kebijakan desa yang memberi ruang setara bagi kelompok minoritas. Temuan ini memperlihatkan bahwa pendidikan Islam multikultural dapat bertolak dari pengalaman sosial masyarakat, terutama melalui pembelajaran tentang penghormatan terhadap budaya lokal, dialog, anti-diskriminasi, dan tanggung jawab menjaga kerukunan.
Abraham, N. (2024). Menciptakan solidaritas dan toleransi masyarakat dalam keberagamaan melalui moderasi beragama. 1(1), 23-36.
Berger, P. L. (1967). The sacred canopy: Elements of a sociological theory of religion. Anchor Books.
Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.
Fahri, M., & Zainuri, A. (2019). Moderasi beragama di Indonesia. Intizar, 25(2).
Gita, L., Muslim, Z., Hamdani, N. M., & Puspitasari, D. P. (2023). Kepercayaan Kejawen Islam dalam perspektif agama Islam. 1-11. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx
Hick, J. (2005). An interpretation of religion: Human responses to the transcendent. Yale University Press.
Khasanah, N. A., Prayogi, A., & Nasrullah, R. (2026). TEACHERS’PEDAGOGICAL COMPETENCE IN IMPLEMENTING ACTIVE AND ENJOYABLE LEARNING IN ISLAMIC JURISPRUDENCE EDUCATION. Edelweiss: Journal Of Innovation In Educational Research, 3(3).
Lestari, N. D. (2024). Program Kampung Moderasi Beragama (KMB) sebagai perwujudan toleransi antar umat beragama di Desa Ngablak. 4(3), 77-83.
Maulana, M. S., Pratiwi, D., & Prayogi, A. Indeks Potensi Hasil Tangkapan Purse Seine Berbasis Fase Bulan, Suhu Permukaan Laut, dan Klorofil-a di Perairan Biak Numfor. Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal), 4(1/20026), 95-103.
Mukhlash Abrar. (2024). Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif: Suatu pengantar. UNJA Publisher.
Nur, A., Roesadhi, A., Deli, A., Pasaribu, S., & Nasution, N. F. (2026). Instrumen pengumpulan data dan teknik pengumpulan data penelitian kualitatif. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 14330-14344.
Nurfalasyifa, M., Prayogi, A., & Nasrullah, R. (2026). Strategi Pendidikan Karakter Religius Dalam Mengurangi Perilaku Perundungan Di Madrasah. Reskilling, 2(1), 31-43.
Nurlaili, Fitriana, Millah, C. U., & Nasution, E. M. (2024). Moderasi beragama di Indonesia: Konsep dasar dan pengaruhnya. Journal of Religious Harmony, 1(1), 19-24.
Prayogi, A., Faradhillah, N., Nasrullah, R., Kurniawan, P. C., Berliannanda, A. F., & Pujiono, I. P. (2026). PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS KOMUNITAS: INTEGRASI BANK SAMPAH DAN KOMPOSTER EMBER TUMPUK DI DESA KEMPLONG PEKALONGAN. ABDI MAKARTI, 5(1), 1-10.
Prayogi, A., Mumtazah, N., Salwa, S., Rachmawati, C., Khoirunnisa, Z., Nasrullah, R., & Pujiono, I. P. (2026). Video Game sebagai Media Sosialisasi Politik: Satu Telaah. Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora, 7(1), 01-14.
Prayogi, A., Nasrullah, R., Prasetya, D., Marina, R., & Syaifuddin, M. (2026). Media as an Arena of Power: Ideology, Discourse, and the Construction of Social Reality. Synergy: Journal of Communication and Media, 2(1), 1-11.
Prayogi, A., Pujiono, I. P., Nasrullah, R., Muhaimin, M. M., & A’yun, Q. (2026). Penguatan Literasi Perkoperasian Masyarakat melalui Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kemplong, Pekalongan. MARSIDIAPARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 127-138.
Putri, H. J., & Murhayati, S. (2025). Metode pengumpulan data kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9, 13074-13086.
Qomaruddin, & Sa'diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77-84.
Senge, P. M. (2006). The fifth discipline: The art and practice of the learning organization. Doubleday.
Setianingsih, A. T., Kumala, J., Drakel, A., & Tri, M. (2022). The Indonesian Journal of Social Studies, 6(2), 155-162.
Sopyan, A., Hamzah, N., & Jais, A. (2025). Peran kearifan lokal sebagai mediator dalam umat beragama di Indonesia. Tullab: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 232-250. https://doi.org/10.20885/tullab.vol7.iss2.art2
Trishananto, Y., Winahyu, S., Fatkhurrohman, R., Meyfajar, R., Najib, N., & Islam, U. (2025). Toleransi berbasis tradisi: Eksistensi Islam Kejawen dalam masyarakat. 1(4), 144-151.
Van der Heijden, K. (2005). Scenarios: The art of strategic conversation. John Wiley & Sons.
Wahyudi, N. A., Ta’rifin, A., Syaifuddin, M., Hidayati, N., Hami, W., & Prayogi, A. (2026). Desain Pedagogik Guru: Transformasi Pembelajaran Tahfidz Holistik Terintegrasi Fiqh dan Al-Qur'an Hadis. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(5), 719-727.
Wasisto, M. A. (2024). Deconstructing the privileged status of religion over the status of belief as the root of discrimination towards Kejawen community. 5, 135-159. https://doi.org/10.22373/jsai.v5i1.4398




