Tingkat Cemaran Timbal (Pb) Pada Air Sungai Di Kota Jayapura Sebagai Indikator Risiko Lingkungan
Main Article Content
Wahyukumalasari
Sri Herawati
Dasima Aziz Rahim
Sungai perkotaan berperan penting sebagai sumber daya lingkungan dan penopang aktivitas masyarakat, namun rentan terhadap pencemaran akibat tekanan aktivitas antropogenik. Salah satu pencemar yang berbahaya dan bersifat persisten adalah logam berat timbal (Pb), yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis dan risiko kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat cemaran timbal (Pb) pada air sungai di Kota Jayapura serta menjadikannya sebagai indikator risiko lingkungan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan bersifat eksploratif. Sampel air diambil secara grab sampling dari empat sungai di Kota Jayapura, yaitu Sungai Acai, Sungai Entrop, Sungai Hanyaan, dan Sungai Siborongonyi. Analisis kadar timbal dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel air sungai mengandung timbal dengan konsentrasi yang melampaui baku mutu kualitas air sungai nasional sebesar 0,03 mg/L. Kadar timbal tertinggi ditemukan pada Sungai Siborongonyi sebesar 0,69 mg/L, diikuti Sungai Hanyaan sebesar 0,37 mg/L, Sungai Acai sebesar 0,29 mg/L, dan Sungai Entrop sebesar 0,18 mg/L. Variasi kadar timbal antar sungai menunjukkan perbedaan tingkat tekanan lingkungan yang diterima masing-masing badan air. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa sungai-sungai di Kota Jayapura telah mengalami cemaran timbal yang signifikan dan berpotensi menimbulkan risiko lingkungan serta kesehatan masyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran awal kondisi kualitas air sungai di Kota Jayapura dan dapat digunakan sebagai dasar pemantauan lingkungan serta peringatan dini terhadap degradasi kualitas perairan perkotaan
Azizah, M., & Maslahat, M. (2021). Kandungan logam berat timbal (Pb), kadmium (Cd), dan merkuri (Hg) di dalam tubuh ikan wader (Barbodes binotatus) dan air Sungai Cikaniki, Kabupaten Bogor. Limnotek: perairan darat tropis di Indonesia, 28(2).
Debora Setiani, S. (2024). ANALISIS PENCEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL AKIBAT AKTIVITAS PEMBUANGAN LIMBAH INDUSTRI ‘X’DI ALIRAN SUNGAI GAJAH WONG YOGYAKARTA TAHUN 2023 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Hananingtyas, I. (2017). Studi pencemaran kandungan logam berat timbal (Pb) dan kadmium (Cd) pada ikan tongkol (Euthynnus sp.) di Pantai Utara Jawa. Biotropic: The Journal of Tropical Biology, 1(2), 41-50.
Hutuba, A. H., Maku, M. A., Taupik, M., Mustapa, M. A., & Suryadi, A. M. T. A. (2025). Analisis Cemaran Logam Berat Merkuri (Hg), Timbal (Pb), dan Tembaga (Cu) pada Sungai Provinsi Gorontalo. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 7(1).
Indriyani, Y. L., & Mulki, M. A. (2024). Review Artikel: Analisis Kandungan Cemaran Logam Berat Pada Ikan Yang Berada Di Sungai Indonesia. Jurnal Sehat Mandiri, 19(1), 169-176.
Komarudin, D., Hidayat, F., & Putri, D. K. (2021). Analisis kadar cemaran logam berat timbal (Pb) dan kadmium (cd) pada air tanah di perumahan perumnas bekasi. ISTA Online Technologi Journal, 2(1), 8-13.
Partogi, M. A., & Purnomo, P. W. (2014). Distribusi Logam Berat Timbal (Pb) Dan Cadmium (Cd) Di Sedimen, Air Dan Bivalvia Di Lingkungan Muara Sungai Wiso Jepara. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 3(4), 92-101.
Naria, E. (2005). Mewaspadai dampak bahan pencemar timbal (Pb) di lingkungan terhadap kesehatan. Jurnal komunikasi penelitian, 17(4), 66-72.
Masruroh, S., & Purnomo, T. (2024). Analisis Kandungan Logam Berat Tembaga (Cu) pada Tumbuhan Akuatik sebagai Indikator Pencemaran di Sungai Brantas Mojokerto. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 13(1), 131-140.
Raharjo, P., Raharjo, M., & Setiani, O. (2018). Analisis Risiko Kesehatan dan Kadar Timbal Dalam Darah:(Studi Pada Masyarakat yang Mengkonsumsi Tiram Bakau (Crassostrea gigas) di Sungai Tapak Kecamatan Tugu Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(1), 9-15.
Ramdanawati, L., Emawati, E., & Asmayati, B. E. (2017). Analisis Kadar Cemaran Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Sampel Ikan Air Tawar dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Jurnal Farmagazine, 4(2), 26-30.
Sukaryono, I. D., & Dewa, R. P. (2018). Pemantauan kandungan logam berat Pb dan Cd pada sedimen di Pesisir Teluk Ambon dalam sebagai indikasi tingkat pencemaran. Majalah Biam, 14(1), 1-7.
Sumampouw, O. J., & Risjani, Y. (2018). Indikator Pencemaran Lingkungan. Deepublish.
Syafriliansah, M. W., & Purnomo, T. (2022). Kadar Logam Berat Timbal (Pb) Tumbuhan Aquatik dan Air Sebagai indikator kualitas Air Sungai Brangkal Mojokerto. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 11(2), 341-350.
Warsinah, W., Suheryanto, S., & Windusari, Y. (2015). Kajian Cemaran Logam Berat Timbal (Pb) pada Kompartemen di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan Palembang. Jurnal penelitian sains, 17(2).




