Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofrenia Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2025

Authors

  • Ayu Trinanda Universitas Alifah Padang
  • Amelia Susanti Universitas Alifah Padang
  • Edo Gusdiansyah Universitas Alifah Padang

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2071

Keywords:

Dukungan Keluarga

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan tinggi dalam minum obat untuk mencegah kekambuhan. Namun, fenomena yang sering terjadi di lapangan adalah rendahnya tingkat kepatuhan pasien skizofrenia dalam menjalani terapi farmakologis. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat adalah dukungan keluarga. Keluarga sebagai support system utama berperan penting dalam proses pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofrenia di Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain Kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian telah dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Pengumpulan data dilakukan selama 11 hari yaitu tanggal 14 Juli- 24 Juli 2025. Populasi penelitian ini sebanyak 234 dengan sampel sebanyak 70 pasien Skizofrenia yang menjalani pengobatan menggunakan rumus slovin dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Instrument Kepatuhan Minum Obat yang digunakan adalah kuisoner Morisky Medication Adherene Scale (MMAS-8) dan instrument Dukungan Keluarga. Analisa dilakukan secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa 65,7% responden kurang patuh dalam minum obat dan 52,9% memiliki keluarga kurang mendukung. Uji Bivariat menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat (p-value=0,002). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Diharapkan perawat jiwa di Puskesmas dapat memberikan informasi dan edukasi tentang pentingnya patuhan minum obat kepada keluarga pasien skizofrenia.

References

Anonim. (2014). Keperawatan keluarga. Yogyakarta: Nuha Medika.

Arnun, A., dkk. (2020). Buku ajar keperawatan jiwa. Yogyakarta: Nuha Medika.

Azizah, L. (2020). Buku ajar keperawatan jiwa: Teori dan aplikasi praktik klinik. Yogyakarta: Indomedia Pustaka.

Friedman, M. M. (2019). Keluarga: Teori dan praktik (Edisi 5; A. Y. S. Hamid, Trans.). Jakarta: EGC.

Hardianto. (2020). Biokonversi sefalosporin C menjadi asam 7-aminosefalosporanat dengan sefalosporin asilase. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia, 3(2), 71–78.

Hardianto. (2020). Hubungan dukungan sosial dengan kepatuhan minum obat pada penderita skizofrenia. Jurnal Keperawatan Aisyiyah, 5(1), 71–78.

Hidayat, A. A. A. (2019). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika.

Hurlock, E. B. (2015). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Ikawanti. (2021). Penatalaksanaan terapi penyakit sistem pernafasan. Yogyakarta: Bursa Ilmu.

Kannien, L., & Kallo, P. (2015). Psikologi abnormal. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kaplan, H. I. (2021). Sinopsis psikiatri (Jilid 1). Jakarta: Binarupa Aksara Publisher.

Keliat, B. A. (2020). Proses keperawatan kesehatan jiwa. Jakarta: EGC.

Larastati, D. A., Apriliyani, I., & Rahmawati, A. N. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Kembaran II. Profesional Health Journal, 4(2), 295–302.

Mubarak, W. I. (2016). Ilmu kesehatan masyarakat: Teori dan aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.

Muhith, A. (2019). Pendidikan keperawatan jiwa: Teori dan aplikasi. Yogyakarta: Andi.

Muhyi, A. (2020). Prevalensi penderita skizofrenia paranoid dengan gejala depresi di Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta (Skripsi). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Nainggolan, T. (2019). Hubungan dukungan keluarga dan beban keluarga dalam merawat anggota dengan riwayat perilaku kekerasan di RS Jiwa Islam Klender Jakarta Timur 2012. Jurnal Keperawatan Jiwa, 2(1), 41–50.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Oflaz, F., & Ocaktan, M. E. (2022). Skizofrenia: Pendekatan holistik BPSS. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Papalia, D. E. (2016). Human Development (13th ed.). New York: McGraw-Hill.

Purnawan. (2017). Dukungan keluarga. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Riskesdas. (2018). Prevalensi psikosis di Indonesia berdasarkan Riskesdas. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 3(1), 1–10.

Sarwin, S., dkk. (2022). Keperawatan kesehatan jiwa. Jakarta: Kamus Keperawatan.

Siagian, I. O., Sihoro, E. N. P., & Julyanti. (2022). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia. Jurnal Kesehatan, 11(2), 166–172.

Simbolon, H., dkk. (2021). Synopsis of psychiatry: Behavioral sciences/clinical eklektik untuk psychiatry (11th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.

Stuart, G. W. (2017). Keperawatan kesehatan jiwa. Jakarta: Elsevier.

Welden, J., dkk. (2022). Buku saku diagnosis gangguan jiwa (PPDGJ III). Jakarta: Fakultas Kedokteran Unika Atmajaya.

Yosep, I. (2019). Kesehatan jiwa: Pendekatan holistik dalam asuhan keperawatan. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Published

2026-03-13

How to Cite

Ayu Trinanda, Amelia Susanti, & Edo Gusdiansyah. (2026). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofrenia Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2025. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 16–22. https://doi.org/10.59435/gjik.v4i2.2071

Issue

Section

Articles

Categories

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.