Antitesis Budaya Validasi Digital: Analisis Ekspresif dan Pragmatik Karakter Mardanu dalam Cerpen Ahmad Tohari
Main Article Content
Tiara Bunga Roseri
Abdurahman
Artikel ini menganalisis cerpen "Lelaki yang Menderita Bila Dipuji" karya Ahmad Tohari melalui lensa pendekatan ekspresif dan pragmatik guna mengungkap kritik terhadap budaya haus validasi. Di tengah masyarakat kontemporer yang cenderung mengejar pengakuan sosial, tokoh Mardanu hadir sebagai antitesis yang memandang pujian sebagai beban eksistensial. Dengan menggunakan landasan teoretis dari buku Pengantar Pengkajian Kesusastraan (Abdurahman, 2023), penelitian ini membedah bagaimana visi pribadi pengarang (pendekatan ekspresif) mencerminkan daya kontemplatif dalam menyikapi pergeseran nilai kemanusiaan. Lebih lanjut, analisis pragmatik digunakan untuk melihat bagaimana teks ini berfungsi sebagai ruang refleksi bagi pembaca modern untuk melakukan konkretisasi makna terhadap fenomena pencarian identitas melalui apresiasi eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa resistensi Mardanu terhadap pujian bukan sekadar bentuk kerendahan hati ekstrem, melainkan sebuah kritik tajam terhadap "polusi suara" sosial yang mengancam ketenangan batin. Melalui perpaduan kedua pendekatan ini, artikel ini menyimpulkan bahwa karya Tohari tetap relevan sebagai instrumen kritik sosial terhadap tirani validasi di era digital, sekaligus menawarkan redefinisi kebahagiaan yang berbasis pada integritas internal daripada pengakuan publik.
Abdurahman, & Hasanah, U. (2023). Buku Ajar Pengantar Pengkajian Kesusastraan. Yogyakarta: Deepublish Digital.
Aditya, F. (2022). Dialektika Ruang Privat dan Publik dalam Sastra Kontemporer Indonesia. Jurnal Estetika Sastra, 15(2), 120-135.
Fadilah, N. (2024). Krisis Identitas dan Kebutuhan Afirmasi Sosial pada Generasi Z: Sebuah Tinjauan Sosiologis. Jurnal Dinamika Sosial, 19(1), 45-60.
Gunawan, I. (2023). Transformasi Nilai Budaya Agrareis ke Digital dalam Prosa Ahmad Tohari. Jurnal Kebudayaan Indonesia, 8(3), 210-225.
Hidayat, R. (2024). Estetika Lingual dan Metafora dalam Kumpulan Cerpen Senyum Karyamin: Analisis Stilistika. Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(1), 45-58.
Irawan, L. (2025). Perilaku Menghindar (Avoidance Behavior) sebagai Bentuk Pertahanan Diri dalam Teks Sastra. Jurnal Psikologi Konseling, 11(2), 88-102.
Kusuma, W. (2023). Analisis Pragmatik: Bagaimana Pembaca Memaknai Paradoks dalam Cerita Pendek. Jurnal Kritik dan Teori Sastra, 22(1), 30-44.
Lestari, D. P. (2025). Heroisme Tradisional dan Rendah Hati: Analisis Psikologi Kepribadian Tokoh Mardanu. Jurnal Ilmiah Sastra Kontemporer, 9(2), 112-125.
Mulyani, S. (2021). Representasi Maskulinitas Sunyi dalam Karya-Karya Ahmad Tohari. Jurnal Gender dan Sastra, 13(4), 167-180.
Nugraha, A. S. (2022). Dampak Psikologis Social Validation Syndrome di Era Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Dewasa Muda. Jurnal Psikologi Sosial, 18(3), 201-215.
Pradana, M. (2023). Digital Minimalism sebagai Bentuk Resistensi terhadap Budaya Haus Validasi di Indonesia. Jurnal Komunikasi Digital, 5(1), 33-47.
Pratiwi, R. (2026). Dekonstruksi Makna Pujian: Studi Kasus Resepsi Pembaca terhadap Sastra Klasik. Jurnal Literasi Modern, 10(1), 15-29.
Putri, A. K. (2023). Sosiologi Sastra Ahmad Tohari: Kemiskinan, Ketulusan, dan Kritik Sosial. Litera: Jurnal Penelitian Sastra, 21(2), 89-104.
Ramadhan, H. (2024). Pengaruh Paparan Media Sosial terhadap Pergeseran Standar Kebahagiaan Individu. Jurnal Media dan Masyarakat, 7(2), 95-110.
Sari, I. P. (2021). Nilai Moral dan Kesantunan Berbahasa dalam Cerpen "Lelaki yang Menderita Bila Dipuji". Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(4), 156-168.
Setyawan, B. (2024). Implementasi Pengajaran Sastra sebagai Media Pembentukan Karakter di Era Disrupsi. Jurnal Pedagogi Sastra, 7(2), 210-222.
Tohari, A. (2021). Senyum Karyamin (Kumpulan Cerpen). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Utami, S. B. (2025). Analisis Resepsi Pembaca Milenial terhadap Tokoh Antagonis dan Protagonis dalam Sastra Klasik Indonesia. Jurnal Kritik Sastra, 14(1), 12-29.
Wibowo, T. (2022). Strukturalisme Genetik dan Transisi Modernitas dalam Karya-Karya Ahmad Tohari. Jurnal Humaniora dan Budaya, 11(3), 177-192.
Yuliana, R. (2026). Komodifikasi Citra dan Krisis Identitas di Ruang Digital: Sebuah Tinjauan Pragmatik Sastra. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Literasi, 4(1), 55-70.




