Komunikasi Pariwisata Himpunan Pramuwisata Indonesia Dalam Pengembangan Brand Image Objek Wisata Lokal Kota Medan

Authors

  • Fadilah Amelia Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Hasan Sazali Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Abdul Rasyid Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i7.711

Keywords:

Objek Wisata

Abstract

Pariwisata merupakan industri yang bergerak di bidang jasa serta barang menjadi salah satu sektor penyumbang devisa negara yang cukup besar sehingga mampu mendorong perekonomian di Indonesia. Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022 angka kunjungan wisatawan meningkat hingga 251,28% dengan 5,47 juta kunjungan. Asosiasi resmi seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) diperlukan dalam hal ini untuk pengoptimalan di bidang pelayanan dan kepemanduan pariwisata. Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia sehingga pengembangan untuk tiap daerah lebih optimal. Kota Medan menjadi salah satu kota di Pulau Sumatera yang memiliki banyak destinasi yang memukau untuk dijadikan refrensi tujuan wisata. Untuk itu, diperlukan branding terhadap objek wisata agar suatu daerah dapat dikenal dan berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya-upaya, hambatan serta dampak dari pengembangan brand image objek wisata lokal Kota Medan oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.

References

Ardiansah, I., & Maharani, A. (2021). Optimalisasi Instagram Sebagai Media Marketing: Potret Penggunaan Instagram sebagai Media Pemasaran Online pada Industri UKM. CV. Cendekia Press

Ayu, G., Darwati, M., & Surya Manika, A. (2020). Peranan Pramuwisata Indonesia Sebagai Sarana Komunikasi Guna Meningkatkan Profesionalisme Pramuwisata. Dalam Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Juli (Vol. 21, Nomor 2).

Amstrong, Gary & Philip, Kotler. (2012). Dasar-Dasar Pemasaran. Jilid I, Alih. Bahasa Alexander Sindoro dan Benyamin Molan. Jakarta: Penerbit Prenhalindo.

Bungin, B. (2015). KOMUNIKASI PARIWISATA: Pemasaran dan Brand Destinasi. Jakarta: Kencana.

Fitrah, M., & Luthfiyah. 2017. Metodologi Penelitian Penelitian Kualitatif,. Tindakan Kelas & Studi Kasus. Sukabumi: CV Jejak.

Hamzah, F., & Utomo, E. T. (2016). Sapta pesona pada Museum Mandala Wangsit Siliwangi Kota Bandung. Jurnal Pariwisata, III(2), 118–128.

Kartajaya, Hermawan. 2021. Markplus on Strategy: New Wave Marketing. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

McCarthy. 2009. Pemasaran Dasar Pendekatan. Manajerial Global Buku 2 Edisi 16. Jakarta: Salemba Empat.

Moleong, Lexy J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja. Rosdakarya.

Mujib, F dan Saptiningsih, T. 2020. School Branding Strategi di Era Disruptif. Jakarta Timur: PT. Bumi Aksara.

Paisal, Suwandi S., & Ira M. (2022). Komunikasi Pariwisata dalam Pengembangan Destinasi Wisata di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4.

Wisata Pengenalan, P., Menteri Pariwisata, K., dan Telekomunikasi Nomor, P., & Utara Lembaran Daerah Provinsi, S. (1996). Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 1996 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan. Tambahan Lembaran.

Published

2024-07-06

How to Cite

Fadilah Amelia Nasution, Hasan Sazali, & Abdul Rasyid. (2024). Komunikasi Pariwisata Himpunan Pramuwisata Indonesia Dalam Pengembangan Brand Image Objek Wisata Lokal Kota Medan. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(7), 197–202. https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i7.711

Issue

Section

Articles

Categories