Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Melalui Workshop Self-Esteem Di MAN 2 Kota Makassar

Authors

  • Astiti Tenriawaru Ahmad Universitas Negeri Makassar
  • Darmawati MAN 2 Kota Makassar
  • Nursakinah MAN 2 Kota Makassar
  • Hasri Ainun Kursi MAN 2 Kota Makassar
  • Nur Awalya Universitas Negeri Makassar
  • Adhe Indryani Universitas Negeri Makassar
  • Nurul Atikah FH Universitas Negeri Makassar
  • Annisa Suci Nandasari Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i7.715

Keywords:

Masa remaja

Abstract

Masa remaja ialah masa peralihan seseorang dalam masa perkembangannya dari masa anak-anak ke masa dewasa. Dalam masa ini juga terdapat beberapa aspek yang berkembang mulai dari fisik, sosial, hingga emosi individu. Perkembangan inilah yang membuat sebagian besar remaja kesulitan dalam menampilkan kemampuan dirinya, sehingga diperlukan solusi untuk dapat meningkatkan self esteem atau bentuk penilaian individu terhadap dirinya sendiri. Sehingga satu diantara usaha yang bisa dijalankan ialah melaksanakan workshop mengenai selft esteem. Metode yang dipakai pada pelaksanaan workshop berikut ialah melalui wawancara, kuesioner, pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Bersumber pengisian Pre-test dan Post-test yang mengisi sebanyak 40 siswa menunjukkan peningkatan pemahaman terkait dengan self-esteem itu sendiri, yang sebelumnya rata-rata skor yang diperoleh siswa adalah M = 8,9 naik menjadi M = 9,6 setelah dilakukan pemberian materi dalam workshop mengenai self-esteem.

References

Aini, D. F. N. (2018). Self esteem Pada Anak Usia Sekolah Dasar untuk Pencegahan Kasus Bullying. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan SD, 6(1), 36–46. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jp2sd.v6i1.5901

Aunillah, F., & Adiyanti, M. G. (2015). Program pengembangan keterampilan resiliensi untuk meningkatkan self-esteem pada remaja. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 1(1), 48-63.

Arribathi, A. H., Saryani, S., & Haris, H. (2019). Perancangan aplikasi smart seminar dan workshop berbasis website. Journal Cerita, 5(2), 156-164.

Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi Edisi 2. Yogyakarta, Pustaka Belajar

Branden, N. (1992). The power of self-esteem: An inspiring look at our most important psychological resource. Florida: Health Communications, Inc.

Cast, A. D., & Burke P. J. (2002). A theory of self-esteem. Social forces, 80(3), 1041-1068.

Edi, F. R. S. (2016). Teori Wawancara Psikodignostik (1st ed.). LeutikaPrio.

Elfranata, S., Daud, D. J., Yeni, Y., Pratiwi, N., Meliyani, E., Ervin, E., & Mecang, H. K. (2022). Pengaruh Self esteem dan Self Efficacy terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK Negeri di Kecamatan Pontianak Utara. JEID: Journal of Educational Integration and Development, 2(4), 260-270.

Fitriah, A., & Hariyono, D. S. (2019). Hubungan self esteem terhadap kecenderungan depresi pada mahasiswa. Psycho Holistic, 1(1), 8-17.

Karatas, Z., & Cakar, F. S. (2011). Self-esteem and helplessness, and Resilien-cy: An exploratory study of adolescents in Turkey. International Education Studies, 4(4), 84-91

Larsen, R. J. & Buss, D. M. (2005). Personality psychology: Domains of knowledge about human nature. Boston: McGraw-Hill.

Pujihastuti, Isti. 2010. Prinsip Penulisan Kuesioner Penelitian. Cear : Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah Vol. 2 No. 1 Desember 2010

Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton, NJ: Princeton University Press

Rahayu, E. N. (2024). Hubungan Self esteem Dengan Kecenderungan Narsistik Pada Pengguna Media Sosial di SMA Negeri 51 Jakarta. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(2), 01-06.

Sorensen, G., Gupta, P. C., Nagler, E., & Viswanath, K. (2012). Promoting life skills and preventing tobacco use among low-income Mumbai youth: Effects of Salaam Bombay Foundation Intervention. Plos one, 7(4), 1-7.

Simbolon, R.R. (2013). Profil Kepercayaan diri Peserta Didik dan Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Sasmita, H., & Neviyarni, Y. K. (2021). Meningkatkan Self esteem Remaja Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Pendekatan Behavioral Therapy. Ability: Journal of Education and Social Analysis, 32-43.

Sinaga, R., & Talan, M. S. (2019). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosional Anak. Missionalism The Short Reflection of Th Dark Side of Mission, 8(2), 177– 194.

Untari, R. T., Bahri, S., & Fajriani, F. (2017). Pengaruh harga diri terhadap kecemasan sosial remaja pada siswa di SMA Negeri Banda Aceh. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 2(2).

Yadav, P., & Iqbal, N. (2009). Impact of life skill training on self-esteem, adjustment, and empathy among adolescents. Jour-nal of the Indian Academy of Applied Psychology, 35, 61-70.

Published

2024-07-06

How to Cite

Astiti Tenriawaru Ahmad, Darmawati, Nursakinah, Hasri Ainun Kursi, Nur Awalya, Adhe Indryani, … Annisa Suci Nandasari. (2024). Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Melalui Workshop Self-Esteem Di MAN 2 Kota Makassar. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(7), 213–217. https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i7.715

Issue

Section

Articles

Categories