Memahami Dasar-Dasar Teater Melalui Pelatihan Singkat dalam Kunjung Teater #1
DOI:
https://doi.org/10.59435/gjpm.v4i1.1913Keywords:
TeaterAbstract
Program pengabdian masyarakat “Kunjung Teater #1” di SMPIT Al Kautsar Makassar dirancang untuk menjawab rendahnya minat siswa terhadap seni teater dengan memperkenalkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman melalui practice-as-research (PaR). Studi ini mengintegrasikan tiga komponen dasar pelatihan teater—olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa—sebagai metode pedagogis sekaligus metode penelitian. Melalui praktik jasmani, auditori, dan afektif, para siswa terlibat dalam gerak tubuh interpretatif, latihan pengendalian vokal, serta eksplorasi ekspresi emosional yang kemudian disintesiskan dalam penampilan pembacaan puisi bertema Sultan Al-Fatih. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa mampu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran tubuh, kejelasan vokal, artikulasi emosi, dan kepercayaan diri dalam berpenampilan. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kreativitas, meningkatkan motivasi, dan memperkuat apresiasi terhadap seni teater di lingkungan sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan teater berbasis PaR dapat berfungsi tidak hanya sebagai metode instruksional, tetapi juga sebagai medium pemberdayaan untuk pembentukan karakter dan pengembangan artistik siswa sekolah menengah.
References
Aziz, A. (2020). Keteladanan tokoh sejarah Islam dalam pembentukan karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 155–168. https://doi.org/10.15642/jpai.2020.7.2
Bacon, J. (2010). Making: Practice-led research in art, design and performance. Edinburgh University Press.
Barrett, E., & Bolt, B. (Eds.). (2010). Practice as research: Approaches to creative arts enquiry. I.B. Tauris.
Borgdorff, H. (2012). The conflict of the faculties: Perspectives on artistic research and academia. Leiden University Press.
Hidayati, N., & Anwar, S. (2022). Olah tubuh dan olah rasa sebagai dasar ekspresi dalam pendidikan seni tari. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni (JPKS), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JPKS/article/view/8610
Lestari, D. (2021). Peran apresiasi seni dalam pembentukan empati siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, 3(1), 88–99. https://doi.org/10.26740/psdtm.v3i1.2021
Nelson, R. (2013). Practice as research in the arts: Principles, protocols, pedagogies, resistances. Palgrave Macmillan.
Nirmala, Y., & Sutisna, W. (2023). Strategi pembelajaran olah vokal dalam ekstrakurikuler paduan suara di SMP Negeri 2 Legok. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2). https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/29372
Pratiwi, E. (2020). Olah tubuh sebagai media interpretasi dalam seni pertunjukan. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 4(1), 33–44. https://doi.org/10.24114/jpsb.v4i1.2020
Pusposari, W., Ansoriyah, S., & Iskandar, I. (2022). Afirmasi Seni Teater di dalam Penguatan Pendidikan Karakter. Jurnal Jendela Pendidikan.
Rachman, I. (2018). Pendidikan suara dan proyeksi vokal dalam seni pertunjukan. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 19(3), 233–244. https://doi.org/10.24821/resital.v19i3.2018
Smith, H., & Dean, R. T. (Eds.). (2009). Practice-led research, research-led practice in the creative arts. Edinburgh University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andi Aryani, Arjun Subbanul Akbar, Valentania

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










