Analisis Penerapan Qanun Di Gampong Paya Tieng Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar
Abstract
Penelitian ini menganalisis penerapan Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemerintahan Gampong di Gampong Paya Tieng, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Persoalan penelitian terletak pada jarak antara tersedianya kerangka hukum dan prasyarat implementasinya, terutama setelah perubahan pengaturan desa pada tingkat nasional dan belum kuatnya pedoman pembentukan qanun gampong. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum primer berupa peraturan tentang Pemerintahan Aceh, Desa, dan Pemerintahan Gampong; sedangkan bahan sekunder meliputi 20 artikel jurnal serta publikasi resmi pemerintah. Analisis dilakukan melalui inventarisasi norma, sinkronisasi vertikal-horizontal, dan evaluasi terhadap enam dimensi tata kelola: kelembagaan, regulasi lokal, partisipasi, akuntabilitas, pelayanan-pembangunan, dan kapasitas aparatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qanun Nomor 2 Tahun 2020 telah menyediakan desain kelembagaan dasar, tetapi efektivitasnya bergantung pada kejelasan pembagian kewenangan, fungsi pengawasan Tuha Peut, partisipasi yang bermakna, dokumentasi keputusan, keterbukaan informasi, serta pembinaan kecamatan. Kekosongan pedoman operasional pembentukan qanun gampong berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Untuk Paya Tieng, model penguatan yang direkomendasikan mencakup audit tata kelola tahunan, SOP pelayanan, register produk hukum, forum musyawarah inklusif, dan peningkatan kapasitas aparatur. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas qanun harus diukur dari kesesuaian norma, proses, dan hasil tata kelola, bukan hanya kelengkapan administratif
Keywords
Downloads
References
- Al Bahri, Razali, S., & Maimun. (2025). Dampak implementasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP) pada digitalisasi administrasi desa dalam konsep Smart Village Initiative di Gampong Luthu Lamweu, Aceh Besar. Jurnal JTIK, 9(3). https://doi.org/10.35870/jtik.v9i3.3345
- Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Besar. (2024). Kecamatan Peukan Bada dalam angka 2024. BPS Kabupaten Aceh Besar.
- Basri, H., & Efendi, M. (2021). Accountability of the 2020 village fund allocation management in Arul Pertik Village, Central Aceh Regency, Indonesia. Transformasi: Jurnal Manajemen Pemerintahan, 13(1). https://doi.org/10.33701/jtp.v13i1.1574
- Gayatri, I. H. (2018). Dynamics of village institution: The gampong under Aceh’s special autonomy. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 2. https://doi.org/10.14203/jissh.v2i0.33
- Haikal, M., et al. (2024). Peran lembaga adat gampong dalam penyelesaian sengketa. Aceh International Journal.
- Haryanto, Berenschot, W., & Aspinall, E. (2025). Participation without accountability: Deliberative democracy in village Indonesia. South East Asia Research. https://doi.org/10.1080/0967828X.2025.2483162
- Indriani, M., Nadirsyah, & Fuadi, R. (2020). Can Siskeudes support village governance in Aceh Province of Indonesia? Cogent Business & Management, 7(1), 1743617. https://doi.org/10.1080/23311975.2020.1743617
- Kabupaten Aceh Besar. (2020). Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemerintahan Gampong.
- Kridasakti, S. W., et al. (2024). Mukim: An alternative dispute resolution at the grassroots level in Aceh. Syiah Kuala Law Journal.
- Mahfud, M. (2017). Dekonstruksi peran Tuha Peut perempuan dalam menjaga perdamaian di Aceh. Kanun Jurnal Ilmu Hukum.
- Mansur, T. M., Abdullah, M. A., & Roesa, N. (2023). The role of village apparatus in drafting the Qanun Gampong: A study in Lamtutui Village, Peukan Bada, Aceh Besar District. Jurnal Geuthèë, 6(1). https://doi.org/10.52626/jg.v6i1.230
- Qibtiyah, M. (2019). Development method of village consultative body post village head election. Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services, 1(1).
- Qulub, L., & Hidayat, M. T. (2023). The influence of village apparatus competency, village treasurer’s tax compliance, and community participation on accountability of village fund management. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia, 7(2). https://doi.org/10.31629/jiafi.v7i2.6666
- Republik Indonesia. (2006). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
- Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
- Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
- Sukowati, P., Usman, M., & Weni, I. M. (2020). Study of social realization of community participation on development in Gampong Merduati Village, Banda Aceh. Humanities & Social Sciences Reviews, 8(2). https://doi.org/10.18510/hssr.2020.8288
- Sulaiman, S., Abdullah, M. A., Mansur, T. M., & Roesa, N. (2021a). Pembangunan hukum Qanun Gampong di Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Geuthèë, 4(2), 116–127. https://doi.org/10.52626/jg.v4i2.124
- Sulaiman, S., et al. (2021b). The challenges in establishing a participatory Qanun of Gampong. Kanun Jurnal Ilmu Hukum.
- Susanti, D., Sujianto, & Tua, H. (2025). Impacts of community participation, multi-actor collaboration, transparency, and accountability on village financial governance in Rokan Hulu, Indonesia. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 15(1). https://doi.org/10.26618/ojip.v15i1.15900
- Susantri, Y., et al. (2024). Community participation in the formation of Gampong Qanun in Aceh. Syiah Kuala Law Journal.
- Syarkawi, Koeswara, H., & Aromatica, D. (2023). Village financial management in Gampong Blang Makmur, Kuala Batee District, Southwest Aceh Regency. JUPIIS, 15(2). https://doi.org/10.24114/jupiis.v15i2.48963
- Trisna, N., & Lestari, R. (2020). Eksistensi Tuha Peut dalam melaksanakan fungsi anggaran di Gampong Babah Krueng Manggie. Ius Civile, 4(2).
- Yunus, M., Indriani, M., & Sufitrayati. (2023). Enhancing budget performance in village administration through accountability in Aceh, Indonesia: Unravelling the impact of competence and infrastructure. International Journal of Business Innovation and Research. https://doi.org/10.1504/IJBIR.2023.10062769
- Zulfadhli, & Khairulyadi. (2021). Modal sosial dalam pengelolaan BUMG di Gampong Trieng Gadeng Aceh Timur. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.22373/jsai.v2i2.1452
Copyright (c) 2026 Mahdinur, Siti Rahma, Dede Suhendar, Fazzan, Dinda Adia Trisna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.